logo


Rebutan Tiket Cagub DKI Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil di Gerindra

Partai manakah yang bakalan mengusung Lulusan Intitut Teknologi Bandung (ITB) itu sebagai Cagub DKI

29 Februari 2016 09:30 WIB

Walikota Bandung, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno. (net)
Walikota Bandung, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno. (net)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ridwan Kamil, hari ini, Senin (29/2) bakal memberi keputusan apakah bakal maju dalam Pilkada DKI atau tidak. Bila maju sebagai Cagub DKI, Ridwan Kamil juga butuh kendaraan politik. Lantas partai manakah yang bakalan mengusung Lulusan Intitut Teknologi Bandung (ITB) itu sebagai Cagub DKI.

Sebenarnya ada beberapa partai yang melirik Ridwan Kamil menuju orang nomor 1 di DKI. Namun yang paling kentara adalah Partai Gerindra. Gerindra juga sebelumnya telah mengundang Ridwan Kamil dalam acara 'Silaturahmi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta' yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat pada (12/1).

Partai besutan Prabowo Subianto itu memang nyata-nyata meminta Emil begitu biasa disapa untuk ikut dalam kontestasi pemilihan calon Gubernur DKI Jakarta. Selain Emil, nama lain yang berkesempatan diusung Partai Gerindra adalah M Taufik, M Sanusi, Sandiaga Uno, Biem Benyamin, dan Ahmad Muzani.


Asrama Papua di Surabaya Dilempari Ular, Fadli: Bertujuan Membuat Masyarakat Papua Marah

Kesempatan Emil untuk diusung Gerindra memang besar, mengingat Emil memiliki tingkat elektabilitas yang cukup tinggi ketimbang calon lainnya. Namun selain Emil, ada nama Sandiaga Uno, pengusaha sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Sandi bahkan telah mendapat mandat langsung dari Prabowo untuk ikut seleksi bakal cagub DKI.

Bahkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, Partai Gerindra akan mengusung Sandiaga Uno sebagai cagub DKI 2017.

"Yang akan dimajukan dan digadang masih tetap Sandiaga Uno," ujar Arief di Jakarta, Sabtu (27/2).

Sementara itu, saat disinggung soal kesempatannya untuk menjadi DKI 2, Emil secara tegas menolak. Ridwan Kamil tidak mau bila nantinya hanya ditawarkan posisi calon Wakil Gubernur DKI dalam Pilkada DKI tahun 2017. Menurutnya, posisi Wagub kurang strategis untuk mengurus DKI.

"Agak enggak strategis, kecuali di level nasional. Kalau untuk daerah, saya enggak tertarik," ujar Emil di Gedung Smesco, kemarin, Minggu (29/2).

Demokrat: Kok Jadi Pemerintah yang Sibuk Menjadi Juru Bicara Esemka?

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan