logo


Dua Perusahaan Minyak AS Segera Lakukan PHK Massal

Hal tersebut dilakukan lantaran kerugian mereka dalam kuartal keempat tahun lalu

26 Februari 2016 09:11 WIB


HOUSTON, JITUNEWS.COM - Dua perusahaan energi yang bermarkas di Houston, Texas, Amerika Serikat (AS), seperti dilansir Xinhua pada Kamis (25/2/16) kemarin akan mengurangi pegawai sebagai akibat dari harga minyak terus rendah. Hal tersebut dilakukan lantaran kerugian mereka dalam kuartal keempat tahun lalu.

Sebuah perusahaan minyak dan gas bumi (migas) AS, Apache, mencatat rugi bersih mereka sebesar US$7,2 miliar pada kuartal keempat tahun lalu karena mengambil US$5,9 miliar untuk biaya penurunan nilai aset.

Pihak perusahaan juga mengatakan, akan mengurangi rencana belanja modal untuk tahun ini dan memperkirakan akan melihat penurunan produksi pada tahun-tahun ke depannya sekitar 7-11 persen. Apache memperkirakan pengeluaran US$1,4 miliar-US$1,8 miliar, dipotong lebih dari 60 persen daripada tahun 2015 lalu, dan turun lebih dari 80 persen dari 2014.


Di Tengah Pandemi Covid-19, Kementerian ESDM Optimis Investasi dan Kinerja Hulu Migas Tetap Positif

Sementara itu, perusahaan jasa ladang minyak Halliburton, mengungkapkan dalam sebuah pernyataannya, akan memberhentikan 5.000 pekerjanya di seluruh dunia, atau 8 persen dari total tenaga kerjanya. hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencoba mengatasi dampak harga minyak mentah yang rendah.

Setelah melakukan pengurangan pegawai itu, Halliburton memproyeksikan akan mengurangi jumlah karyawan global sekitar 26 ribu-27 ribu karyawan sejak puncaknya pada 2014.

HoA Transisi WK Rokan Diteken, Menteri ESDM: Milestone Jaga Produksi Migas Jangka Panjang

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin