logo


Berdayakan Petani NTB, Unram Jalin Kerjasama dengan Universitas Massey

Hal itu dilakukan guna menggenjot pendapatan petani

25 Februari 2016 13:26 WIB

Universitas Massey, Selandia Baru. (google)
Universitas Massey, Selandia Baru. (google)

MATARAM, JITUNEWS.COM – Universitas Mataram (Unram) dan Universitas Massey Selandia Baru jalin kerja sama untuk memberdayakan petani dan peternak di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerja sama tersebut diaplikasikan melalui Program Pemberdayaan Eastern Indonesia Innovative Farming System and Capability in Agribusiness Activity (IFSCA).

Program tersebut bertujuan untuk mengembangkan produk hortikultura dan peternakan sekaligus membuka mata rantai pemasaran produk hingga kalangan hotel dan restoran. Hal itu dilakukan guna menggenjot pendapatan petani.

Menurut Taufik, dosen fakultas Pertanian Unram yang juga Project Leader IFSCA, program ini baru taraf uji coba yang dilakukan di Kabupaten Lombok Utara dan Dompu. Di Lombok Utara komoditas yang dikembangkan adalah tanaman sayuran dan hortikultura. Sasaran pasar sayuran dan buah itu yakni hotel di objek wisata Gili Trawangan dan Senggigi.


Bali Bakal Menggelar Festival Manggis, Catat Tanggal Mainnya Ya!

Adapun di Dompu dikembangkan agribisnis peternakan sapi yang diintegrasikan dengan tanaman jagung. Selama ini pengembangan sapi umumnya tidak berorientasi bisnis, karena hasil penjualan sapi selama ini hanya digunakan untuk ongkos menunaikan ibadah haji dan biaya sekolah anak.

“Dengan pengembangan agribisnis itu, pemeliharaan sapi dilakukan secara intensif (dikandangkan) tidak lagi dilepas (ekstensif) cari makan sendiri. Kebiasaan itu akan diubah melalui pendekatan teknologi dan manajemen usaha tani yang baik,” kata Taufik, dikutip dari harian Kompas beberapa waktu lalu.

Rektor Unram, Prof Sunarpi, mengatakan biaya pengembangan agribisnis tersebut akan dibantu pemerintah Selandia baru senilai 45 juta dollar Selandia Baru atau sekitar Rp 39 miliar. 

“Kegiatan itu akan berlangsung empat tahun menyasar masing-masing seribu keluarga di Lombok Utara dan Dompu sebagai binaan,” papar Sunarpi. 

Ini Penyebab Sayuran Organik Berbentuk ‘Tak Sempurna’

Halaman: 
Penulis : Aditya Kurniawan, Riana