logo


Ini 3 Penyebab TKDN Belum Maksimal

Salah satunya adalah ketersediaan barang modal yang belum menyeluruh

24 Februari 2016 11:39 WIB

Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono. (Jitunews/Johdan A.A.P)
Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono. (Jitunews/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Masih dirasa belum maksimal, berikut sejumlah kendala yang menyebabkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk sektor energi yang masih minim hingga saat ini, khususnya pada barang modal.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot Ariyono mengatakan, terdapat tiga hal yang menjadi kendala pemanfaatan TKDN secara maksimal. Salah satunya terkait ketersediaan barang modal yang belum menyeluruh.

"Pertama, Belum tersedia secara menyeluruh data ketersediaan barang modal. Informasinya belum terbangun dengan baik," ungkap Bambang dalam pemaparannya pada sebuah diskusi di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (24/2).


Ini 5 Jurus Jitu Pertagas Hadapi Tantangan Energi

Selanjutnya, menurut Bambang, kualitas dan kontinuitas barang modal yang belum terlalu kompetitif, sehinga perlu terus ditingkatkan. Pasalnya, Bambang menilai, komponen dalam negeri belum sepenuhnya dapat memenuhi spesifikasi yang diinginkan industri.

"Kedua, Kualitas dan kontinuitas daripada harga barang modal yang belum kompetitif dan perlu ditingkatkan," tambahnya.

Selain itu, Bambang menambahkan, kapasitas dan ketersediaan barang modal dalam negeri yang dianggapnya masih sangat terbatas. "Ketiga, kekuatan kapasitas barang modal dari produsen yang masih belum tersedia. Sementara, produk dalam negeri yang dibutuhkan masih terbatas," tutup Bambang.

Komisi VII: Revisi UU Migas dan Minerba Rampung Tahun Ini

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Deni Muhtarudin