logo


Sektor Perikanan Indonesia Akan Jadi Pemenang MEA

Setelah adanya kebijakan yang sudah dikeluarkan pemerintah, perubahan dalam sektor perikanan pun sangat signifikan

23 Februari 2016 12:23 WIB

Ikan hasil tangkapan nelayan. (Dok. Jitunews)
Ikan hasil tangkapan nelayan. (Dok. Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tepat 1 Januari 2016 lalu, Indonesia memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pada era perdagangan bebas ini, produk barang dan jasa akan bebas keluar masuk antar negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk pada sektor perikanan.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan (PDSKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), R. Nilanto Perbowo, menegaskan Indonesia tidak khawatir menghadapi pasar bebas terutama di sektor perikanan tersebut. 

Nilanto pun mengklaim, sektor perikanan nasional sudah sangat siap untuk menghadapi persaingan pasar bebas tersebut, bahkan dirinya menyakini sektor perikanan Indonesia akan menjadi pemenang di MEA


Pengamat Ragukan Efektivitas Pemanfaatan Kartu Tani

“Kalau bicara kesiapan sektor perikanan di MEA, kami sangat-sangat siap,” tegas Nilanto dalam keterangan tertulisnya kepada JITUNEWS.COM, Selasa (23/2).

Menyoal keyakinannya akan memenangkan MEA, Nilanto beranggapan saat ini sektor perikanan Indonesia pun 'diuntungkan' dengan adanya kebijakan pemerintah soal moratorium dan larangan transshipment. Menurutnya, akibat adanya kebijakan tersebut, pemain besar di sektor perikanan seperti di Thailand dan China, nilai PDB (pendapatan domestik bruto, red) nya turun drastis. 

"Setelah adanya kebijakan dari pemerintah Indonesia seperti moratorium dan larangan transshipment, pemain besar di sektor perikanan seperti Thailand dan China, PDB-nya turun drastis. Thailand PDB-nya turun hingga 31 persen, dan buat China turun 1 digit saja sudah sangat signifikan. Jadi, ini momentum dan peluang karena beberapa negara tetangga kita yang bermasalah, maka ada market yang kosong, sehingga kita sangat berpotensi untuk menguasai pasar regional maupun global,” paparnya.   

Lebih lanjut Nilanto mengatakan, setelah kebijakan moratorium dan kebijakan-kebijakan lain yang sudah dikeluarkan pemerintah tersebut, perubahan dalam sektor perikanan pun sangat signifikan. Stok ikan berlimpah, dan bahan baku pengolahan jadi aman. Sehingga ke depan, produksi perikanan Indonesia bisa terus didorong untuk mengisi pasar se-Asia.

“Ke depan produksi bisa kita dorong untuk mengisi pasar domestik, regional, dan global,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk menghadapi persaingan pasar regional maupun pasar global, pihaknya pun akan terus mengedepankan produk perikanan nasional yang berkualitas bagus dan aman dikonsumsi untuk manusia, dan mempertimbangkan hak-hak pokok manusia.

"Kunci utamanya ada pada kualitas mutu dan keamanan yang dihasilkan dari produk perikanan kita. Maka dari itu, setelah kebijakan moratorium dan kebijakan lain itu, saatnya kita yang performance dan harus menjadi pemenang di MEA,” pungkasnya.

 

 

Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Halaman: 
Penulis : Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex