logo


Bulog Sulut Siapkan Gula Pasir Untuk Perbatasan

20 Agustus 2014 13:12 WIB


MANADO, JITUNEWS.COM - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulawesi Utara (Sulut) menyiapkan gula pasir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan daerah itu dengan Filipina.

"Pengiriman gula kristal putih (GKP) ke Kabupaten perbatasan Sulut dengan Filipina yakni Kabupaten Sitaro, Sangihe dan Talaud sudah kami lakukan," kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut, Yayan Suparyan di Manado, Rabu (20/8).

GKP yang dikirim ke tiga kabupaten tersebut dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Diutarakan Yayan, masyarakat yang tinggal di Kepulauan, tidak perlu khawatir karena stok gula pasir di Sulut cukup banyak.

Dia mengatakan Bulog Sulut telah menjual gula GKP 20 ton sejak awal Juli 2014 hingga saat ini. Gula pasir itu dijual melalui bazar, operasi pasar, maupun ke pedagang yang mempunyai izin perdagangan berupa pangan juga ke pedesaan.

"Realisasi penjualan GKP di Sulut sebanyak 20 ton dijual hingga ke pelosok desa," katanya.

Pihaknya telah ditugaskan oleh pemerintah melalui Kementerian Perdagangan untuk menjaga stabilitas harga dan menjual gula pasir di provinsi itu.

"Kami mulai tahun ini diberikan tugas oleh Kementerian Perdagangan untuk penyediaan stok gula pasir dalam negeri," katanya.

Tantangan untuk melaksanakan tugas itu, katanya, memang ada karena masih banyak gula impor yang beredar di pasar tradisional maupun swalayan di Kota Manado dan sekitarnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Hanny Wajong mengakui memang gula pasir yang beredar di sentra perdagangan Sulut masih ada gula impor dan juga GKP.

"Gula impor ini memang diperuntukkan bagi industri kecil dan menengah di Sulut sehingga ada yang dijual eceran karena banyak IKM yang belum mampu membeli gula dalam bentuk yang cukup banyak," katanya.

Saat ini, harga gula rafinasi di sentra perdagangan Kota Manado Rp11.500 per kilogram dan GKP Rp10.750 per kilogram. (ANT)

 

Teknologi Ion Beam, Padi Jadi Setinggi 1,5 m

Halaman: 
Penulis :