logo


Menteri Susi: Bahan Peledak Penenggelaman Kapal Ramah Lingkungan

Selain itu, oli, diesel, dan mesin-mesin lainnya di dalam kapal sudah dilepas

22 Februari 2016 15:56 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. (Foto: jitunews/Johdan A.A.P)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. (Foto: jitunews/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Terkait dengan penenggelaman 30 kapal illegal fishing di lima lokasi berbeda di Indonesia, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, mengatakan, bahan peledak yang digunakan untuk meledakkan kapal, ramah lingkungan. 

"Sehingga ketika tenggelam tidak membawa bahan berbahaya ke dalam laut. Selain itu, oli, diesel dan mesin-mesin lainnya di dalam kapal sudah kita lepas. Sehingga tidak merusak lingkungan. Keran laut di kapal juga sudah dibuka biar cepat tenggelam," ujar Susi, Senin (22/2), saat konferensi pers, di Jakarta.

Susi pun mengklaim bahwa sebelum proses penenggelaman, dirinya telah membuat perencanaan yang matang sebelum. "Kita sudah membuat proses. Kapal tenggelam in a piece, tenggelam, dan langsung masuk ke laut jadi rumah ikan," tukasnya.


Mendag: Tidak Ada Alasan Harga Pangan Naik!

Untuk diketahui, prosesi penenggelaman dipimpin langsung oleh Menteri Susi selaku Komandan Satgas 115 melalui live streaming, dari Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta. Kapal-kapal ilegal diledakkan secara serentak pada Senin (22/2), tepat pukul 10.30 WIB.

 

 

Tiga Pilar Utama Pemerintah Sukseskan Upaya Perang Melawan IUU Fishing

Halaman: 
Penulis : Puput Indah Lestari, Christophorus Aji Saputro