logo


Kinerja Ekspor CPO Indonesia Melempem

Koreksi permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor memicu penurunan pengapalan Indonesia

22 Februari 2016 11:03 WIB

Pengolahan minyak sawit mentah. (Istimewa)
Pengolahan minyak sawit mentah. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), volume ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada Januari hanya sebesar 2,1 juta ton. 

"Terjadi penurunan di sejumlah negara tujuan ekspor, kecuali Pakistan, Amerika Serikat, dan Negara Timur Tengah," ungkap Fadhil Hasan dalam keterangan pers di Jakarta, pekan lalu.

Kondisi ini, lanjut Fadhil, terbilang anomali karena pada saat yang sama harga komoditas itu masih stagnan, dan cenderung menurun.  

"Harga yang relatif menurun seharusnya bisa mendongkrak permintaan, sehingga memacu ekspor.Namun, kenyataannya tidak," paparnya.

Gapki mengungkapkan peningkatan dan penurunan ekspor CPO di sejumlah negara tujuan ekspor dipengaruhi oleh kondisi domestik di negara pengimpor.

Pakistan diketahui memacu impornya sejalan dengan peningkatan industri pengolahan makanan di negara itu, dan Amerika Serikat meningkatkan stok impornya untuk keperluan menjaga pasokan di dalam negeri.  

Sementara, China mengurangi impornya karena dipicu oleh perlambatan ekonomi yang menurunkan daya beli.

Berdasarkan data Gapki soal kinerja ekspor CPO RI periode Januari 2016, tercatat ekspor Indonesia ke Pakistan mencapai 235,08 ribu ton atau sekitar 42%. Amerika Serikat sendiri menerima pengiriman CPO dari Indonesia sekitar 92,53 juta ton atau 38%.

|berbagai sumber|

Upah Buruh Tani Alami Kenaikan 0,41 persen

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya