logo


Produksi Ayam Nasional 60 Juta Ekor, Peternak Nangis

Kebutuhannya hanya 48 juta per pekan

19 Februari 2016 12:53 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Sigit Prabowo, Ketua Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN), menyatakan, saat ini produksi ayam kembali ke angka 60 juta ekor per pekan, padahal kebutuhannya hanya 48 juta per pekan. Alhasil, peternak pun dibuat merana. Sebab, harga ayam di tingkat pasar anjlok.   

"Harga ayam milik peternak saat ini hanya dihargai Rp 12.000-Rp 14.000 per kg atau jauh di bawah biaya produksi yang mencapai Rp 17.000 per kg. Harga ini terjun bebas ketimbang harga bulan lalu yang mencapai Rp 21.000 per kg," jelas Sigit, Kamis (18/2), di Jakarta. 

Menurut Sigit, penurunan harga ayam mulai terjadi sejak pekan lalu ketika harga ayam di tingkat peternak hanya bertengger di angka Rp 15.000 per kg dan terus anjlok hingga pekan ini.


Pesan Presiden Jokowi ke IPB: Ciptakan Paradigma Pertanian Baru

"Ini ulah perusahaan peternakan besar, seperti PT Charoen Pokphand Jaya Farm, PT Japfa Comfeed Indonesia, PT Satwa Borneo, PT CJ-PIA (Cheil Jedang Superfreed), dan sejumlah perusahaan besar lainnya," tegas Sigit. 

Perang harga memang tak terelakkan lantaran sejumlah perusahaan peternakan memang menyimpan bibit ayam atau day old chicken (DOC) pada akhir tahun lalu, untuk dibiakkan sendiri dan saat ini sudah panen sehingga harus dilepas ke pasar.

Asuransi Pertanian Selamatkan Kerugian Petani dan Peternak

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro