logo


KKP Harapkan Dukungan AS Dalam Pengawasan Perairan

11 Agustus 2014 11:11 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan mengharapkan dukungan pemerintahan Amerika Serikat terkait dengan pengawasan terhadap praktik pencurian ikan ilegal yang kerap terjadi di kawasan perairan Republik Indonesia.

"KKP mengharapkan dukungan pemerintah Amerika Serikat dalam pengembangan sistem MCS ("Monitoring, Controlling, and Surveillance"/Pemantauan, Pengendalian, dan Pengawasan) lebih komprehensif," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo di Jakarta, Senin (11/8).

Hari ini, Menteri Kelautan dan Perikanan RI menerima kunjungan kehormatan Senator Sheldon Whitehouse, dari Negara Bagian Rhode Island, AS.

Menurut dia, dukungan AS yang lebih komprehensif itu diharapkan terutama dalam masalah "IUU Fishing" (Praktik Penangkapan Ikan Ilegal) untuk dimasukkan ke dalam kebijakan dan perencanaan nasional Indonesia, sebagaimana pengalaman Amerika Serikat dalam melindungi habitat laut dan mencegah penangkapan ikan ilegal di wilayahnya.

Apalagi, ujar Sharif, Indonesia masih menghadapi ancaman terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan dengan semakin maraknya praktik "IUU Fishing".

Oleh karena itu, ia mengemukakan sangat penting bagi Indonesia untuk memperkuat kebijakan laut dan pengelolaan laut untuk mencegah, menghalangi dan menghilangkan "IUU Fishing".

KKP pun menyambut baik hasil 'Our Ocean Conference' yang diselenggarakan (Menteri Luar Negeri AS) John Kerry dan berlangsung di Washington D.C. pada 16-17 Juni 2014. sharif menuturkan, hasil konferensi samudera tingkat internasional itu penting karena meneguhkan komitmen global semua pihak yang sangat diperlukan untuk melestarikan dan melindungi sumber daya laut guna mendukung ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan dan menjaga pertumbuhan ekonomi berbasis laut. (ANT)

Menteri Susi: Ikan Jadi Andalan Utama

Halaman: 
Penulis :