logo


2018, Produksi Rumput Laut NTB Ditarget 1 Juta Ton

Target tersebut sengaja ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri

16 Februari 2016 15:19 WIB

Hasil panen rumput laut. (Foto: beritadaerah.co.id)
Hasil panen rumput laut. (Foto: beritadaerah.co.id)

NTB, JITUNEWS.COM- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan produksi rumput laut tahun 2018 mencapai 1 juta ton. Target tersebut sengaja ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. 

“Itu sudah target yang ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2013-2018,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), NTB, Aminollah, dalam keterangan tertulis yang diterima jitunews, Selasa (16/2).

Aminollah menyebut, sentra produksi rumput laut tersebar di sembilan kabupaten/kota di NTB, kecuali Kota Mataram. Sentra produksi rumput laut terbesar berada Kabupaten Sumbawa, dengan target produksi mencapai 498.417 ton pada 2018, disusul Kabupaten Lombok Timur 174.770 ton, Kabupaten Bima 78.300 ton, Lombok Barat 76.925 ton, Sumbawa Barat 90.000 ton, Lombok Tengah 47.275 ton, Dompu 33.600 ton, Kota Bima 700 ton, dan Kabupaten Lombok Utara 13 ton.


Pemerintah Harus Tuntaskan Masalah Produksi Teh Nasional

Adapun jenis rumput laut yang dibudidayakan di wilayah NTB adalah jenis Eucheuma cottoni dengan sistem longline, serta Sargassum sp dan jenis Graccilaria sp yang dikembangkan di lahan bekas tambak udang.

“Ada tiga jenis rumput laut yang dikembangkan pada kondisi perairan yang berbeda-beda, seperti di bekas tambak udang untuk jenis Graccilaria sp, kalau Eucheuma cottoni di laut lepas yang airnya relatif tenang,” tukas Aminollah.

Balitbng KP Gandeng LIPI Lakukan Ekspedisi Oseanografi di Perairan Indonesia Timur

Halaman: 
Penulis : Puput Indah Lestari, Christophorus Aji Saputro