logo


Pembantu yang Disiram Air Panas Jalani Terapi Psikologi

Selain disetrika dan disiram air panas, mereka disuruh makan tai kucing

13 Februari 2016 12:37 WIB

Ilustrasi. (Foto: istimewa)
Ilustrasi. (Foto: istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Empat orang pembantu rumah tangga yang disiksa majikannya di daerah Utan Kayu, Jakarta Timur, kini tengah menjalani terapi psikologi. Mereka mengalami trauma kejiwaan, setelah bertahun-tahun disekap, dan menerima siksaan fisik yang berat.

Selain sering disiram air panas, seorang pembantu pembantu perempuan mengaku disundut setrika panas, dan disuruh makan tai kucing. Pembantu lelaki juga banyak menanggung beban psikologis karena dipaksa majikan untuk menyiksa teman-temannya.  Seorang pembantu menderita luka permanen akibat cambukan ikat pinggang dan pemukulan.

"Seluruh korban mengalami trauma yang sangat berat. Dengan terapi psikologis, korban sekarang mulai tenang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Nasriadi, Jumat (12/2/16) malam.

Siti Sri Mariani (Ani, 21), Hernawati (Herna, 24), Suwardi (19), dan Musahidin (17), disiksa majikannya, Meta Hasan Musdalifah (40 tahun) di rumah Jalan Moncokerto, Utan Kayu, Jakarta Timur.
 
Para korban semula takut menceritakan penyiksaan majikan, karena Musdalifah mengancam akan menghabisi keluarga mereka. Namun dengan pendekatan penyidik, mereka yang semula bungkam, pelan-pelan akhirnya mau bercerita.

Keempat korban telah dipertemukan di ruang Pusat Pelayanan Terpadu, RS Polri, Kramatjati dan mereka saling membenarkan penganiayaan tersebut.

Polisi menyatakan masih fokus dengan pemeriksaan para korban. Sementara itu, pelaku Musdalifah dan sopirnya Ari, kini sudah ditahan. Kasus ini terungkap setelah seorang korban melarikan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Matraman.

Harapan Besar Pembuat Tahu Kecil

Halaman: 
Penulis : Dwi Setyo Irawanto