logo


Flores Genjot Swasembada Pangan Lewat Upaya Khusus

Kementan dan TNI mengembangkan tanaman padi, jagung, dan kedelai.

13 Februari 2016 08:15 WIB

TNI Kodim 1612 Manggarai bersama Pemerintah Daerah melakukan penanaman padi secara simbolis di persawahan kelompok tani Pokta Sumber Hidup
TNI Kodim 1612 Manggarai bersama Pemerintah Daerah melakukan penanaman padi secara simbolis di persawahan kelompok tani Pokta Sumber Hidup

MANGGARAI, JITUNEWS.COM - Kementrian Pertanian menggenjot swasembada pangan di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program "Upaya Khusus". Program kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu antara lain dilakukan dengan pengembangan tanaman padi, jagung, dan kedelai, khususnya di Kabupaten Manggarai, Flores.

Dandim Kodim 1612 Manggarai Letkol Kav Imron Rosadi menjelaskan, program swasembada pangan yang digulirkan oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dimulai sejak 2015, dalam jangka waktu tiga tahun ke depan.“Banyak bantuan yang disalurkan, berupa sarana produksi, alsintan maupun perbaikan saluran tersier,” ujar Letkol Kav Imron usai kegiatan penanaman padi simbolis di persawahan Desa Bangka Jong, Kecamatan Wae Ri di Manggarai, Jumat (12/2).

Salah satu kegiatan sebagai bagian dari program Upsus yang gencar dilakukan di Kabupaten Manggarai, kata dia, pihak TNI dari Kodim 1612 Manggarai dan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura mendorong petani untuk segera menanam padi. “Terutama di wilayah irigasi dan tempat lain karena hujan sudah mulai turun,” ujar Letkol Kav Imron.

Lanjut Letkol Kav Imron, pada 11 Februari lalu pihak TNI Kodim 1612 Manggarai bersama Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura melakukan penanaman padi simbolis di hamparan Pokta Sumber Hidup Desa Bangka Jong Kecamatan Wae Ri,i. Keikutsertaan menanam padi dipandang sebagai bukti keseriusan TNI bersama pemerintah dalam mendorong program Upsus dari Kementan.

“Pencapaian swasembada pangan akan sukses apabila ada sinergi antara pemerintah, petani serta semua stakeholder terkait termasuk TNI di dalamnya untuk bekerja keras bersama-sama dalam mengawal program tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Manggarai Vinsen Marung menegaskan, anggaran untuk mendukung pencapaian swasembada pangan ini khususnya yang bersumber dari APBN (Kementan RI) jumlahnya luar biasa. Tahun 2015 lalu, kata dia, lebih dari Rp 20 miliar untuk Manggarai.

“Oleh karenanya ini perlu respon yang besar dari semua elemen terkait,” harap Vinsen.

Siasati Alih Fungsi Lahan, Hanura Usulkan Kawasan Ketahanan Pangan

Halaman: 
Penulis : Adrianus Aba (KR), Riana