logo


Kementerian ESDM Eksplorasi Emas di Buru

4 Agustus 2014 15:10 WIB


AMBON, JITUNEWS.COM -  Bupati Buru, Maluku, Ramly Umasugi menyatakan, tim dari kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang melakukan eksplorasi deposit emas di wilayahnya.

"Hasil eksplorasi nantinya menjadi bahan promosi untuk menjaring investor menanamkan modalnya guna mengelola wilayah penambangan(WP)," katanya, di Ambon, Senin (4/8).

Eksplorasi ini menindaklanjuti Kementerian ESDM yang telah mengeluarkan izin wilayah penambangan rakyat (WPR) setelah dengar pendapat dengan Komisi VII DPR - RI di Jakarta 7 April 2013.

"Jadi belum ada investor yang memproses izin untuk mengelola WP emas di Buru karena masih menunggu hasil eksplorasi tim dari kementerian ESDM," ujarnya.

Sedangkan, WPR diatur dengan Perda dengan pengelolaannya secara kelompok, koperasi maupun perorangan.

"Kami melibatkan ahli waris pemilik kawasan Gunung Botak melalui koordinasi dengan dewan adat agar mereka kebagian haknya, menyusul penambangan telah dilakukan sejak Oktober 2011," kata Bupati.

Dia juga menambahkan terkait masalah lingkungan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan LIPI maupun tim dari universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

"Rekomendasi kedua institusi tersebut yang nantinya yang menjadi acuan bagi Pemkab Buru untuk menangani pencemaran lingkungan," ujar Bupati.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan (Bapedal) Maluku, Fauzan Chotib, mempertegas lokasi penambangan emas di kawasan Gunung Botak, pulau Buru, harusnya ditutup sebagaimana telah diberlakukan sejak 5 Desember 2012. (ANT)

 

ESDM Belum Bisa Keluarkan Rekomendasi Izin Ekspor Freeport

Halaman: 
Penulis :