logo


Ini Sebab Mengapa Energi Terbarukan Indonesia Tidak Maju-Maju

Pengembangan energi terbarukan terbetur masalah teknologi dan pembiayaan

12 Februari 2016 14:28 WIB

Ilustrasi. (Foto: Ist)
Ilustrasi. (Foto: Ist)

BALI, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana mengungkapkan, teknologi menjadi kendala utama pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

"Kalau dari sekian faktor kenapa energi terbarukan nggak maju-maju di Indonesia, nomor satu adalah teknologi, kedua finansial. Kita ingin ada transfer teknologi ke kita," ungkap Rida kepada wartawan baru-baru ini di Nusa Dua Convention Center, Bali.

Menurut Rida, jika teknologinya sudah dikuasai, maka masalah harga energi terbarukan yang masih terbilang mahal dibanding energi fosil dapat terpecahkan. Kendati demikian, Rida meyakini, energi terbarukan akan bisa menjadi murah di masa mendatang.


Tahun 2020, Indonesia Akan Impor Gas dari Papua Nugini

Oleh karena itu, Rida melanjutkan, Indonesia pun semakin berkomitmen untuk mengembangkannya. "Harga solar cell, harga baterai akan semakin murah. Teknologi makin cepat berkembang. Ini membuat kita makin komit mengembangkan energi terbarukan," ujarnya.

Seperti diketahui, untuk mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia, Kementerian ESDM dan International Energy Agency (IEA) menggelar Bali Clean Energy Forum (BCEF) di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali pada 11-12 Februari 2016.

Dalam BCEF ini akan diluncurkan Clean Energy Center of Excellence (CoE) atau Pusat Keunggulan Energi Bersih Indonesia kepada masyarakat internasional. CoE adalah pusat terpadu bagi penelitian, pengembangan, pendudukan, peningkatan kapasitas pelaksanaan, hingga fasilitasi investasi dalam pengembangan energi bersih dengan 3 menu utama, yakni informasi, teknologi dan pendanaan.

Kampanye Bahan Bakar Solar-Sawit: 14 Mobil Keliling Jawa Bali

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin