logo


Mencoba Kabur dan Menabrak, Satu Pencuri Ikan Ditembak Mati

Pencuri ikan tersebut berkewarganegaraan Myanmar, dan menangkap ikan dengan kapal berbendera Malaysia

11 Februari 2016 16:49 WIB

Ilustrasi kapal penangkap ikan. (Foto: kkp.go.id)
Ilustrasi kapal penangkap ikan. (Foto: kkp.go.id)

MEDAN, JITUNEWS.COM- Kemarin, Rabu, 10 Februari 2016, petugas Patroli TNI Angkatan Laut menyergap satu kapal penangkap ikan berbendera Malaysia. Kapal bernomor lambung KF5616 itu disergap karena mencuri ikan di perairan Indonesia, di sekitar Pulau Salah Nama, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. 

Berdasarkan informasi, penyergapan itu menewaskan seorang nelayan yang belakangan diketahui berkewarganegaraan Myanmar. Nelayan itu tewas ditembak petugas. Sementara tiga lainnya yang juga berkewarganegaraan Myanmar berhasil ditangkap.

‎Mereka ditembak karena saat diminta berhenti oleh petugas patroli, kapal tersebut malah mencoba melarikan diri. Bahkan mereka sempat menabrak Kapal Angkatan Laut (KAL) Viper, yang digunakan oleh petugas.


Mendag: Tidak Ada Alasan Harga Pangan Naik!

"Mereka coba melarikan diri, petugas akhirnya melepaskan tembakan ke arah lambung kapal. Setelah ditembak baru kapal itu berhenti," ujar Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) I-Belawan, Laksamana Pertama Yudo Margono, Kamis (11/2).

Sesudah kapal mereka berhenti, lanjut Yudo, petugas naik ke atas kapal. Dan di situ ditemukan satu orang tewas tertembus peluru yang ditembakkan petugas ke lambung kapal. "Untuk barang bukti, sudah kami amankan ke markas," pungkas Yudo.

Tiga Pilar Utama Pemerintah Sukseskan Upaya Perang Melawan IUU Fishing

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro