logo


Menteri ESDM Optimis BCEF Raup Kontrak EBT Sebesar Rp 47 Triliun

Kontrak dengan nilai tersebut juga akan menyerap tenaga kerja sebanyak 18 ribu pekerja

11 Februari 2016 10:58 WIB

Ilustrasi. (Foto: Ist)
Ilustrasi. (Foto: Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengungkapkan, Forum Energi Bersih Bali (Bali Clean Energy Forum/BCEF) yang digelar selama dua hari, yakni pada 11-12 Februari 2016, akan dapat menjaring proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia dengan nilai Rp 47 triliun.

Menurut Sudirman, Indonesia berkomitmen menggunakan EBT sebesar 25 persen pada 2025 mendatang. Namun apabila dengan bantuan internasional, Ia mengatakan, maka Indonesia bisa mencapai porsi yang lebih tinggi lagi, yakni sebesar 41 persen.

"Ini menjadi milestone buat kami dan seluruh dunia, karena kami sepakat sekuat apapun tidak akan mampu memenuhi energinya sendiri. Jadi kolaborasi dan berbagi pengalaman sangat penting untuk mengatasi permasalahan hidup di sektor energi," ungkap Sudirman sebelum Pembukaan Bali Clean Energy Forum di Nusa Dua Convention Center, Bali, Kamis (11/2).


Libur Panjang, Konsumsi Pertalite di Bali Naik 24 Persen

Sudirman menyebutkan, sebanyak 1.200 lebih peserta yang akan hadir dalam forum internasional tersebut. Acara ini, menurutnya, akan dipenuhi dengan penandatanganan kerja sama atau kontrak dengan nilai yang cukup besar, yakni senilai Rp 47 triliun dengan jumlah penyerapan tenaga kerja lebih dari 18 ribu pekerja dalam proses pembangunan EBT.

"IEA (International Energy Agency) punya belasan ribu periset ahli, dan akan mem-back up Indonesia sepenuhnya untuk membangun energi baru dan terbarukan," ujar dia.

Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol menyampaikan, Bali Clean Energy Forum merupakan langkah konkret Indonesia sebagai tindaklanjut komitmen di Paris beberapa waktu lalu. Indonesia, menurut Fatih, sangat pro aktif menyuarakan EBT sebagai masa depan energi dunia.

"Energi terbarukan saat ini lebih menarik karena sudah menjadi bahan bakar yang utama, mainstream. Jadi kami siap mendukung Indonesia mengembangkan energi terbarukan, demi kemakmuran rakyat," ujar Fatih.

Bauran Energi Pembangkit: Porsi BBM Turun Seiring Naiknya EBT

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin