logo


Balut: Lezat Tapi

Di Filipina, balut banyak disajikan pada semua orang mulai dari jajanan kaki lima sampai ke skala retoran.

1 April 2014 18:30 WIB


JAKARATA, JITUNEWS.COM - Di Filipina, balut banyak disajikan pada semua orang mulai dari jajanan kaki lima sampai ke skala retoran. Balut adalah jajanan yang populer di Filipina. Makanan ini terbuat dari telur bebek yang berumur delapan belas hari. Bagi yang baru pertama kali  makan makanan ini, jangan coba-coba memperhatikan rupa dan teksturnya.

Meskipun  banyak objek kuliner di dunia yang memiliki daya tarik, balut jajanan yang populer di Filipina ini mampu memiliki daya tariknya tersendiri. Sebuah telur bebek yang telah berumur 18 hari ini dibiarkan mentah dan dijadikan makanan. Balut dengan tekstur daging yang aneh seakan menantang para pecinta makanan paling berani untuk memakannya. Tidak heran kalau balut menempati peringkat teratas dari berbagai daftar makanan paling menjijikkan, teraneh dan paling mengerikan di dunia.

Sementara wartawan kuliner pada umumnya berpendapat, balut diidentikan sebagai 'kelezatan yang sangat dicintai' Filipina. Yang jelas masyarakat Filipina menjadikan balut sebagai makanan cemilan termahsyur di negara mereka.

Uji percobaan ilmu pengetahuan menyatakan balut aman untuk dimakan. Fakta tentang balut ini tergantung pada paparan usia muda layaknya vegemite di Australia. Upaya nyata telah dilakukan dalam melestarikan popularitas kelezatan atas cemilan nasional ini demi menghadapi era moderenisasi yang serba cepat.

Seperti di beberapa sekolah di Filipina, mereka memperkenalkan balut kepada para siswa muda pada kelas ilmu pengetahuan. Para siswa menggunakan balut untuk mempelajari anatomi burung, juga mempelajari bagian paruh burung, pembuluh darah serta mempelajari perkembangan sayap.

"Guru kami meminta kami untuk memakan telurnya setelah dijadikan bahan penelitian supaya tidak ada yang terbuang sia-sia, " keluh Anna Vecin, seorang siswa asal Manila seperti terlepas dari sebuah cobaan seperti yang dikabarkan CNN.com beberapa waktu lalu.

"Dan jika kita tidak memakannya, kita akan mendapatkan nilai rendah pada pelajaran hari itu. Tentu saja, saya tidak punya pilihan selain untuk memakannya," tambah Anna.

Pengalaman ini dapat meninggalkan beberapa perasaan seperti rasa trauma seumur hidup dengan apa yang mereka sebut 'kelezatan nasional'. Sepupu balut yang lebih 'jinak', penoy, yaitu, telur ayam.
Kuning telur dapat dengan mudah mudah terlepas dari cangkang, pembuluh darah dan semua bagian kulit telur.


 "Orang tua dari ibu saya selalu menikmati makanan itu. Sehingga tradisi itu diteruskan kepada ibu saya dan saudara-saudaranya yang kemudian diturunkan kepada kami anak-anaknya. Bagian favorit saya adalah sup dan saya mencelupkan kuning telur itu lalu ke garam batu yang dihaluskan. Hari ini meskipun, saya tidak yakin apakah saya masih mampu makan balut lagi, tidak seperti ketika saya masih jauh lebih muda, " tutur  Cheryl Tiu,  seorang penulis yang bermukim di Manila.

Hidangan ini sangat populer di kalangan keluarga Filipina dengan latar belakang etnis keturunan Tionghoa. Tidak hanya di Filipina, balut juga banyak dinikmati di berbagai provinsi di China, khususnya daerah selatan. Layaknya kebanyakan masakan China, balut juga masuk ke dalam daftar makanan bermanfaat bagi kesehatan. Balut juga diklaim dapat meningkatkan kesuburan pria dan libidonya.

Bagi warga New York yang tidak bisa pergi ke Manilla, balut dapat ditemukan di sebuah restoran Filipna, Maharlika yang menawarkan kelezatan ini seharga $ 5 atau setara Rp 60.000 per butirnya.

Restoran ini biasa mengadakan kontes tahunan   pada bulan Agustus. Seorang pemenang tahun lalu berhasil menghabisi 27 butir balut hanya dalam waktu 5 menit. Anda mau mencoba balut?






 

Resep Sehat : Manggo Soya Milkshake

Halaman: 
Penulis :