logo


Cara Membudidayakan Rosela

21 Juli 2014 12:00 WIB


Sebelum memulai Budidaya Rosela, alangkah baiknya jika mengetahui sejarah tentang rosela. Masyarakat umumnya telah mengenal kenaf atau rosela (Hibiscus cannabinus) sebagai tanaman penghasil serat karung dan Hibiscus rosasinensis yang lazim disebut bunga sepatu. Rosela merah (Hibiscus sabdariffa) adalah anggota keluarga Hibiscus yang relatif jarang dikenal orang. Padahal tanaman ini berkhasiat mengatasi aneka penyakit, mulai dari penyakit kanker hingga lemah syahwat. Caranya pun gampang, dengan mengonsumsi aneka produk olahannya, di antaranya sirup rosela merah.

Atasi Kanker Hingga Cacingan
Rosela merah dikenal dengan berbagai nama, yaitu Jamaican Sorrel (India Barat), Oseille Rouge (Perancis), Quimbombo Chino (Spanyol), Karkade (Afrika Utara), dan Bisap (Senegal). Selain menjadi tanaman hias, bunga rosela merah juga digunakan sebagai bahan makanan dan minuman.

Bagian tanaman yang bisa diproses menjadi produk pangan adalah kelopak bunganya. Kelopak bunga tanaman ini berwarna merah tua, tebal, dan berair (juicy), serta banyak mengandung Vitamin A, Vitamin C, dan asam amino. Kelopak bunga rosela merah yang rasanya sangat masam ini biasanya dibuat menjadi jeli, saus, teh, sirup, dan manisan.
Bahan penting yang terkandung dalam kelopak bunga rosela adalah grossy peptin, anthocyanin, dan gluside hibiscin. Selain itu kelopak bunga rosela merah juga mengandung asam organik, polisakarida, dan flavonoid yang bermanfaat mencegah penyakit kanker, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, dan melancarkan buang air besar.

Secara tradisional, tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi batuk, lesu, demam, dan gusi berdarah. Ekstrak kuncup bunga rosela merah juga dipercaya mampu bekerja sebagai penahan kekejangan (antispasmodik), anticacing (antihelmintik), dan antibakteria. Khasiat lain dari herba ini sebagai antiseptik, mengatasi lemah syahwat, penyejuk (astringent), dan menurunkan kadar penyerapan alkohol.

Budidaya Rosela merah

Ditanam Sendiri
Sumariadi, salah satu potret pelaku industri kecil yang memproduksi aneka sirup berbahan alami seperti kayu secang dan bunga rosela merah. Berawal dari banyaknya bunga rosela merah yang bermekaran di halaman rumahnya, pegawai bagian Humas Pemda Kabupen Nganjuk, Jawa Timur, ini berinisiatif memproduksinya menjadi sirup.
Saat ini, ia mampu menghasilkan rata-rata 100 botol sirup rosela merah/hari. Kapasitas produksinya ia tingkatkan jika ada pesanan. Sirup yang dikemas dalam botol dijual dengan harga Rp10.000 dan dipasarkan hingga ke Malang, Surabaya, dan Jakarta.

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, Sumariadi menanam sekitar 1.000 batang tanaman rosela merah di sekitar rumahnya. “Tidak seperti kenaf atau rosela kuning, rosela merah belum banyak yang membudidayakannya secara komersial,” terang Sumariadi. Hal inilah yang menyebabkan ia tidak berani mengandalkan pasokan dari pasar lokal.

Menurut Sumariadi, rosela merah akan berbunga setelah tiga bulan ditanam. Satu tanaman menghasilkan sekitar 2 kg kelopak bunga dalam bentuk kering. Untuk membuat sirup rosela merah, bunga dipetik dan kelopaknya dikupas. Satu kilogram kelopak bunga rosela merah basah menghasilkan sekitar 300 gram polong kelopak bunga basah. Setelah dijemur, polong menyusut bobotnya hingga tinggal 30 gram saja. Polong kering inilah yang merupakan bahan baku pembuatan sirup rosela.

Untuk menghasilkan 12 liter sirup dibutuhkan 200 gram kelopak bunga rosela merah kering, 8 liter air, dan 12 kg gula pasir. Semua bahan selanjutnya direbus dan disaring. Setelah itu, sirup yang rasanya manis masam ini siap dikemas dan dikonsumsi sebagai minuman kesehatan.

Pada prinsipnya bunga Rosella dapat hidup di kondisi lahan,cuaca,serta suhu yang bagaimanapun,akan tetapi disetiap daerah yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda pula.Batang Rosella akan tumbuh dari satu titik tumbuh.Batangnya tumbuh sangat tinggi.Yaitu 1-3M dan lebar bisa mencapai 2M dan satu pohon bisa keluar kelopak bunga antara 10kg.

LAHAN TANAM DAN WARNA YANG DIHASILKAN
-Lereng pegunungan merah agak kehitam-hitaman
-Tanah pekarangan merah kurang cerah
-Sawah dan dataran rendah merah cerah dan dapat dijadikan standart untuk export

JARAK TANAM DAN HASIL PANEN BASAH
-60 X 70cm = 2,5 s/d 5 ons/batang
-1m X 1m = 5 ons s/d 2,5 kg
-1,5 m X 2m = 2,5kg s/d 10 kg

MASA PANEN
Musim hujan : 5 s/d 7 bulan
Musim kemarau : 4 bulan

SISTEM PEMANENAN
Pemanenan dapat dilakukan pada saat muda ataupun tua,akan tetapi pemanenan yang dilakukan pada saat yang cepat akan menghasilkan warna dan kwalitas yang bagus.Ciri-ciri yang diaksud tepat pada waktunya adalah bila biji telah berwarna kuning atau kearah hitam.
Panen Muda : Berat basah 22kg menjadi 1 kg kering dan menghasilkan warna yang agak kehitaman.
Panen Tua : Berat basah 18 s/d 20kg menjadi 1 kg kering dan menghasilkan warna merah cerah.

SISTEM PENJEMURAN
Penjemuran merupakan penentu keberhasilan seseorang yang menanam Rosella.Apabila asil jemuran kering sesuai waktu yang ditentukan maka akan menghasilkan warna dan aroma yang khas.Akan tetapi bila penjemuran gagal tidak jarang seorang petani akan membuang hasil panennya.

Sistem penjemuran terbagi dua;
1.Matahari:lama penjemuran 2s/d 3 hari
2.Oven : lama pengeringan 12 jam
Rosela herba ajaib berkhasiat dahsyat
Bila diseduh dengan air panas,dia akan berwarna merah,setelah diminum terasa manis manis asam dan memiliki rasa dan aroma yang khas.Orang tidak akan menyangka bahwa yang diminun adalah jamu yang dapat mengobati berbagai macam penyakit.Begitulah keistimewaan bunga rosella yang kini sedang marak-maraknya dikonsumsi oleh kebanyakan orang yang senang dengan pengobatan cara herba.

Rosella atau rami, yang banyak dikenal oleh masyarakat selama ini adalah pohon yang seratnya dapat digunakan sebagai bahan karung goni.Namun beberapa tahun ini karung yang terbuat dari serat rosella telah tergusur oleh adanya karung yang terbuat dari bahan plastik.Memang tidak banyak orang tahu bahwa pohon Rosella itu bukan saja seratnya yang bisa diambil,akan tetapi dari akar,batang,serat,daun,kelopak bunga,dan biji semua dapat bermanfaat.

Konon asal muasalnya Rosella florida cranberry adalah dari Africa Barat,namun kini diberbagai Negara tropis sudah banyak juga yang membudidayakan.Kelopak bunga Rosella punya kandungan vitamin C yang sangat tinggi.Sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai macam penyakit.

Kandungan vitamin C yang terdapat dalam bunga Rosella lebih banyak dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.Sebagai contoh,setiap 100 gr bunga Rosella mengandung 244,4mg vitamin C,dengan berat yang sama,jeruk hanya mengandung 48 mg,belimbing hanya 25,8 mg sedangkan papaya mengandung 71 mg.Selain kandungan vitamin c yang sangat tinggi,Rosella juga kaya akan mineral seperti kalsium,phosphor,potassium dan zat besi yang sangat penting untuk tubuh.Selain vitamin C,Rosella juga mengandung vitamin B1,B2,niasin dan vitamin D.Tubuh manusia membutuhkan 22 asam amino.Dari 22 ini,18 nya terpenuhi dari bunga Rosella.Dua diantaranya(Arginie dan Lysine) bila bersinergi dengan Glutamid acid (salah satu jenis asam amino)akan merangsang otak untuk menggerakkan hormon tubuh manusia(yang membuat tubuh lebih gairah dan awet muda)

 

Cara Membudidayakan Jambu Air (2)

Halaman: 
Penulis :