logo


Emas Naik Karena Aksi Ambil Untung

Emas Naik Karena Aksi Ambil Untung

17 Juli 2014 09:39 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Di awal perdagangan hari Kamis, emas terlihat bergerak stabil dekat level terendah empat minggu, di bawah $ 1.300 per ons karena menguatnya ekuitas dan bagusnya data AS meredupkan daya tarik emas sebagai aset aman, sementara investor mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS lebih cepat dari perkiraan.

Emas bergerak naik pada Rabu (16/7) setelah jatuh tajam dalam dua hari perdagangan sebelumnya, namun bagusnya prospek ekonomi AS dan kekhawatiran bahwa The Fed bisa menaikkan suku bunga AS, membatasi penguatan emas.

Para trader mengatakan bahwa aksi beli setelah emas membukukan penurunan terbesar dalam dua hari sejak Oktober mendukung emas. Emas juga didorong oleh pembelian teknis setelah menemukan posisi support di pergerakan rata-rata (MA) 50-hari dekat $ 1.290 per ons untuk hari kedua beruntun.

Emas spot sedikit berubah pada $ 1.299,70 per ons pada pukul  00:19 GMT berdasarkan data Reuters, Kamis pagi, setelah naik 0,4 persen di sesi sebelumnya dan menghentikan pergerakan turun dalam dua hari beruntun. Emas jatuh ke level terendah empat di $ 1.291,70 pada Selasa (15/7).

Emas telah di bawah tekanan setelah ketua The Fed Janet Yellen mengatakan pada Selasa bahwa bank sentral AS bisa menaikkan suku bunga lebih awal atau lebih cepat dari perkiraan jika lapangan kerja dan upah lepas landas secara tidak terduga.

Bagusnya data manufaktur dan perumahan AS pada Rabu juga memicu kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi yang kuat bisa mendorong The Fed untuk segera bertindak.

Sebagai isyarat terhadap sentimen investor, SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia mengatakan kepemilikannya jatuh 2,7 ton menjadi 806,03 ton pada Rabu.

Dalam berita industri lainnya,  London Gold Market Fixing Ltd, perusahaan yang mengelola patokan harga emas dunia yang dikenal dengan “fix”, mengatakan sedang mencari pihak ketiga untuk mengambil alih proses administrasi, sebuah isyarat pengalihan ke transaksi elektronik.

Bursa saham di seluruh dunia bergerak naik pada Rabu, di mana indeks saham Dow Jones ditutup pada rekor harga tertinggi setelah bagusnya data pertumbuhan ekonomi China dan potensi adanya kesepakatan besar di AS mendongkrak sentimen investor.

Untuk perdagangan hari ini, diperkirakan emas akan bergerak dalam kisaran antara $ 1.294 sampai $ 1.304, sebelum menentukan arah pergerakan selanjutnya. Emas berpeluang mencoba $ 1.308 atau $ 1.313, apabila berhasil menembus level $ 1.304. Sebaliknya, apabila emas berhasil menembus level $ 1.294, maka target selanjutnya di $ 1.289 atau $ 1.285.

*) Tonny Soe, praktisi pasar uang global

Emas Siap Bukukan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak September

Halaman: 
Penulis :