logo


Atasi Gejolak Harga, Mentan Gelar Operasi Pasar di Blitar

Langkah tersebut dilakukan pihak Kementan untuk menjaga stablitas harga jagung

5 Februari 2016 10:28 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Dok. Jitunews)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Dok. Jitunews)

BLITAR, JITUNEWS.COM - Menjaga kestabilan harga jagung Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuka operasi pasar bersama Perum Bulog di Blitar. Pasalnya langkah tersebut dilakukan pihak Kementan untuk menjaga stablitas harga jagung, pakan ternak hingga telur, di Blitar.

Dalam gelar operasi pasar tersebut Mentan Amran menjelaskan bahwa stok jagung Bulog pada saat ini ada 400 ribu ton lebih. Adapun untuk stabilkan harga jagung akan dipasok 200 ton dengan kisaran harga Rp. 3000 hingga Rp. 3600/kg.

“Sebelum ke sini saya telepon kepala dinas dua kali untuk menanyakan jagung. Makanya saya datang langsung bukan untuk berjanji tapi langsung menyelesaikannya”, demikian kata Menteri pertanian, Andi Amran Sulaiman, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Jumat(5/2).

Ditengah berlangsungnya operasi pasar Mentan Amran meminta kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan stok jagung saat ini karena stok jagung digudang Bulog mencapai hampir setengah juta ton.

“Bahkan akan ada tambahan stok jagung pada masa panen di Februari-April 2016 sebesar 4 juta ton," demikian kata Mentan.

Terkait dengan adanya gejolak harga di pasar, Mentan menegaskan bahwa adanya gejolak harga tersebut bukan karena ketidakadanya jagung, tetapi lebih dikarenakan adanya supply chain atau rantai pasokan yang masih terlalu panjang. Pasalnya Mentan akan mengupayakan perbaikan struktur pasar yang menyebabkan dispatitas harga yang justru tidak dinikmati petani.

“Semua ini kita lakukan untuk memperkuat peternak dan petani. Kita ingin membangun struktur pasar baru”, demikian pungkasnya.

Polemik Impor Beras Memanas, Jokowi Akan...

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan