logo


Dolar Terangkat Oleh Komentar Ketua The Fed

Dolar Terangkat Oleh Komentar Ketua The Fed

16 Juli 2014 10:30 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dolar agak menguat di awal perdagangan hari Rabu setelah mendapat dukungan dari komentar ketua The Fed bahwa tingkat suku bunga bisa naik lebih cepat jika pasar tenaga kerja terus membaik, sementara inflasi yang kuat mendorog Sterling ke level tertinggi enam tahun.

Indeks Dolar diperdagangkan di 80,388, tidak jauh dari posisi harga penutupan New York, saat indeks dolar naik 0,3 persen. Greenback berada di level tertinggi satu minggu terhadap yen di 101,67, sementara euro berkubang dekat level terendah satu bulan di $ 1,3562.

Berbicara kepada sebuah Komite Senat pada Selasa (15/07), ketua The Fed Janet Yellen mempertahankan kebijakan moneter longgar saat ini karena pemulihan ekonomi belum lengkap.

Yellen mengatakan tanda-tanda awal dari kenaikan inflasi tidak cukup bagi The Fed untuk mempercepat rencana untuk menaikkan suku bunga, tetapi mengakui bahwa ini mungkin berubah jika pasar tenaga kerja meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan.

Sementara itu, bagusnya data inflasi dan pertumbuhan harga rumah Inggris mendorong investor meningkatkan taruhan bahwa Bank Sentral Inggris (BOE) akan menaikkan tingkat suku bunga sebelum akhir tahun ini. Inflasi Inggris naik ke level tertinggi lima bulan pada Juni dan harga rumah naik pada level tercepat dalam setahun.

Kondisi tersebut mendorong Sterling menguat secara global. Sterling menyentuh level tertinggi enam tahun di $ 1,7190 dan naik ke level tertinggi hampir dua tahun terhadap euro di 0,7908. Sterling terakhir diperdagangkan $ 1,7138 dan 0,7913 per euro.

Pada perdagangan lainnya, Aussie jatuh karena menguatnya greenback. Aussie berada di $ 0,9367 setelah sempat jatuh ke level $ 0,9348 pada Selasa.

*) Tonny Soe, praktisi pasar uang global

Emas Siap Bukukan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak September

Halaman: 
Penulis :