logo


Soal Rekaman Papa Minta Saham, Setyo Novanto: Itu Bukan Suara Saya

Hal itu dikatakan oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Arminsyah

4 Februari 2016 16:47 WIB

Mantan Ketua DPR Setya Novanto menyapa awak media seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Jitunews/Johdan A.A.P
Mantan Ketua DPR Setya Novanto menyapa awak media seusai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setya Novanto membantah bahwa salah satu suara yang ada dalam rekaman Papa Minta Saham adalah dirinya. Hal itu dikatakan oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Arminsyah berdasarkan dari keterangan Setya Novanto kepada penyelidik Kejaksaan Agung saat pemeriksaan hari ini, Kamis (4/2).

Namun meski menyangkal bahwa suara tersebut adalah dirinya, Setya Novanto membenarkan telah melakukan pertemuan dengan mantan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia dan seorang pengusaha yaitu Riza Chalid.

Mendapati pernyataan dari Novanto, Kejagung pun menghormatinya. Menurut Arminsyah, politisi partai Golkar itu berhak untuk menyangkal dihadapan penyelidik. Namun Kejagung juga tidak begitu saja percaya, Kejagung pun telah meminta keterangan dari ahli dari ITB untuk memeriksa kesamaan suara antara Setya Novanto dengan suara dalam rekaman.

"Pertemuan itu (memang) dibenarkan. (Namun) rekaman yang dibahas sebagaimana yang pernah kita dengar di media, Pak Setya Novanto menyangkalnya," ujar Arminsyah di gedung Kejaksaan Agung, Kamis (4/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, Setya Novanto akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Agung pada Kamis ini (4/1). Mantan Ketua DPR RI ini datang ke Kejagung guna memberikan keterangan atas kasus 'Papa Minta Saham' yang dilaporkan oleh mantan Presiden Direktur Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Arminsyah mengatakan, dalam pemeriksaan kali ini, Setya Novanto datang dengan didampingi kuasa hukumnya.

Jokowi Arahkan Mini Lockdown, Golkar: Covid Kita Bisa Telan tapi Minimalisir yang Dirugikan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan