logo


Demi MEA, BUMN Harus Tingkatkan Sinergitas Sebagai Penggerak Ekonomi

Sinergi BUMN adalah hal yang perlu, mengingat sudah banyaknya negara-negara yang melakukan sinergi.

1 Februari 2016 12:58 WIB

Ilustrasi gedung Kementerian BUMN. (Ist)
Ilustrasi gedung Kementerian BUMN. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam menghadapi era pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), diperlukan sinergi yang kuat antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pasalnya, peran BUMN akan turut menopang fondasi-fondasi perekonomian sebuah negara.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Hendri Saparini mengatakan, sinergi BUMN harus dapat menjadi penggerak perekonomian Indonesia untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.

"Sinergi BUMN didorong bukan hanya untuk membesar atau bukan untuk bayar pajak dan membesarkan deviden, tapi juga harus bisa jadi penggerak ekonomi," ujar Hendri, dalam seminar “Sinergi BUMN Menjawab Tantangan dan Peluang MEA”, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (1/2).


Dinilai Tak Menjanjikan, Pegadaian Tutup 76 Kantor Cabang

Hendri menambahkan, sinergi BUMN adalah hal yang perlu, mengingat sudah banyaknya negara-negara yang melakukan sinergi. Seperti Temasek Holding yang dibentuk pada 1974 di Singapura, dan disusul dengan Malaysia yang membentuk Khazanah pada 1993.

"Tentu banyak alasan, karena tidak hanya dilakukan di Indonesia studinya. Sebab, di negara lain juga mengandalkan BUMN untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan daya saing," ucapnya.

Listrik di Aceh Kembali Normal Pasca Gangguan

Halaman: 
Penulis : Rachmad Faisal Harahap, Syukron Fadillah