logo


Konflik: 14,4 Juta Orang Terancam Kelaparan di Yaman

Jumlah orang yang terancam kekurangan pangan itu naik 12 persen sejak Juni 2015 lalu

1 Februari 2016 12:28 WIB


ROMA, JITUNEWS.COM- Berdasarkan laporan dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), lebih dari setengah jumlah penduduk Yaman, atau sekitar 14,4 juta orang terancam kelaparan. Menurut FAO, jumlah orang yang terancam kekurangan pangan itu naik 12 persen sejak Juni 2015 lalu.  

Hal tersebut disebabkan oleh konflik yang kian deras melanda Yaman. Bahkan, konflik di Yaman telah meningkat sejak Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi terpaksa meninggalkan negara itu, setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran merebut ibukota Sana'a pada Januari 2015.

Kekurangan bahan bakar dan pembatasan impor, telah mengurangi tersedianya komoditas pangan pokok serta menyebabkan harga pangan dan bahan bakar melambung, sejak konflik meningkat Maret 2015. 


Pengamat Ragukan Efektivitas Pemanfaatan Kartu Tani

Beberapa organisasi kemanusiaan telah berulang kali memperingatkan, 80 persen penduduk Yaman sangat membutuhkan makanan, air, obat-obatan, dan bahan bakar. PBB menyebut Yaman sedang menghadapi "bencana kemanusiaan."

Sementara itu, Panel Pakar PBB di New York mengatakan, Dewan Keamanan PBB perlu mempertimbangkan pembentukan komisi investigasi internasional untuk menyelidiki beragam tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di perang Yaman. Dalam laporan para pakar tertulis, warga sipil adalah korban utama dalam perang tersebut.

|Berbagai sumber| 

 

 

Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro