logo


Penyeleweng Ribuan BBM Subsidi Ditahan

14 Juli 2014 15:35 WIB


SAMPIT, JITUNEWS.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menahan pemilik SPBU, yang diduga kuat telah menyelewengkan ribuan liter BBM subsidi.

"Penahanan resmi kami dilakukan setelah pihak Satreskrim Polres Kotim melimpahkan tersangka berinisial SN ke Kejaksaan. Penahanannya dimulai terhitung sejak Senin (14/7) hingga 20 hari ke depan. Rencananya dalam waktu dekat berkasnya akan kami limpahkan ke pengadilan," kata Kasi Pidum Kejari Sampit Achmad Taufik Hidayat, di Sampit, Senin (14/7).

Saat pelimpahan, SN yang menjadi tersangka kasus penyimpangan BBM subsidi diperiksa Tesha Dirgantara, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus itu.

Usai diperiksa di ruangan khusus, tampak satu persatu keluarga dan kerabat tersangka berdatangan menjenguk.

Pelimpahan tahap dua itu dilakukan setelah berkas penyidikan yang dilimpahkan polisi sudah dinyatakan lengkap.

SN ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya polisi mengungkap penyelewengan BBM Subsidi dengan tersangka Candra (sudah menjalani sidang).

Kasus itu dikembangkan hingga menyeret pemilik SPBU karena kecurigaan sebelumnya ada kerja sama antara pemilik SPBU dengan para pelangsir.

Hasilnya, terungkap bahwa tersangka mengeluarkan kebijakan menjual solar di SPBU miliknya dengan harga Rp 7.200, padahal normalnya harga solar adalah Rp 5.500 per liternya.

SN ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani dua kali pemeriksaan, pertama sebagai saksi dalam kasus penyelewengan BBM subsidi yang dilakukan Candra.

Tersangka dikenai UU No 22/2001 pasal 55 junto pasal 56 tentang minyak dan gas, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (ANT)

Inspeksi Integrated Terminal Jakarta Plumpang, BPH Migas: Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Halaman: 
Penulis :