logo


Ratusan Hektar Sawah di Manggarai Timur Terendam Banjir

Hujan lebat disertai angin kencang melanda Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur

31 Januari 2016 13:23 WIB

Sawah tergenang banjir (Ist)
Sawah tergenang banjir (Ist)

MANGGARAI TIMUR, JITUNEWS.COM- Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores, Nusa Tenggara Timur, membawa kerugian besar bagi petani sawah. Akibat hujan lebat disertai angin kencang beberapa pekan terakhir ini, ratusan hektar sawah terendam banjir.  

Di beberapa tempat di Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Matim misalnya, ratusan hektar sawah warga terendam banjir akibat hujan yang tidak berhenti sejak kemarin. Berdasarkan informasi yang dihimpun, akibat guyuran hujan semalam, sungai Wae Laing meluap hingga merendam sawah-sawah petani, khususnya di Desa Compang Mekar, Golo Lembur, dan Dampek-Desa Satar Punda. 

“Akibat banjir yang merendam sawah kami, tahun ini kami gagal panen. Lihat saja kondisinya ini pak,” terang Gregorius Bombang, seorang petani asal desa Golo Lembur kepada jitunews, Minggu, (31/1). 


Tiga Pilar Utama Pemerintah Sukseskan Upaya Perang Melawan IUU Fishing

Gregorius yang ditemui di lahan sawah miliknya yang berada di perbatasan desa Golo Lembur dan Compang Mekar, Kecamatan Lamba Leda, mengaku, selama musim kering beberapa waktu lalu debit air sungai Wae Laing memang sangat kecil dari biasanya, sehingga para petani sawah tak menduga dia bisa meluap hingga terjadi bencana parah itu. 

Memang lokasi sawah Gregorius dan sejumlah petani lainnya berlokasi tepat di bantaran sungai Wae Laing. Menurutnya, bencana kali ini yang terbesar ketimbang banjir sebelumnya yang tidak menyebabkan sawah mereka terendam. 

Mendekati Hari-H Lebaran, Pemerintah Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Daging

Halaman: 
Penulis : Adrianus Aba (KR), Christophorus Aji Saputro