logo


Januari 2016, Harga Bahan Pangan Alami Kenaikan

Kenaikan harga bahan pangan sumbang inflasi di dalam negeri

21 Januari 2016 18:00 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM- Deputi II Kementerian Koordinasi Perekonomian RI, Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Musdhalifah Machmud, mengatakan, sejumlah harga bahan pangan pada Januari 2016 mengalami kenaikan. Ia mencontohkan, dibanding Januari tahun lalu (2015), saat ini harga bawang merah naik sekitar 81 persen. 

"Kalau dilihat, bawang merah naiknya sampai 81 persen, nanti mungkin (beberapa waktu mendatang) minusnya bisa sampai 81 persen juga," terang Musdhalifah, Kamis (21/1), dalam Forum Dialog Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), di Jakarta.

Tak hanya pada komoditi bawang merah, menurut Musdhalifah, bahan baku pangan yang fluktuasi harganya cenderung tajam juga terjadi pada bawang putih dan cabai. "Kalau lihat perkembangan harga (dari Desember 2015 ke Januari 2016), peningkatan harga paling tinggi ada di cabai merah. Tapi sekarang sudah turun jadi Rp 35 ribu per kilogram. Minggu lalu saya beli masih Rp 46 ribu per kilogram," tuturnya.


Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Fluktuasi harga bawang dan cabai, jelas Musdhalifah, terjadi karena pasokan komoditas tersebut beergantung pada musim dan tingkat produktivitas petani. Jika harga terus meroket, sambungnya, cabai dan bawang bisa menjadi menyumbang inflasi. Namun ketika harganya turun, turut menyumbang deflasi.

"Beda sama sapi dan beras, kalau sudah naik susah turunnya. Harga daging sapi yang terbentuk adalah Rp 112.000 per kilogram. Naik 12,3 persen dari Januari tahun lalu," tukas Musdhalifah.

Zulkifli Hasan Bicara Soal Rencana Kenaikan Harga Beras, Katanya...

Halaman: 
Penulis : Puput Indah Lestari, Christophorus Aji Saputro