logo


Ini Profil Maroef Sjamsoeddin, Mantan Bos Freeport yang Setahun Menjabat

Maroef Sjamsoeddin sukses menangani aksi pemogokan di pertambangan Freeport ketika menjabat sebagai Wakil Kepala BIN

18 Januari 2016 19:40 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin. (Foto: Ist)
Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin. (Foto: Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Setelah diterpa berbagai isu panas beberapa waktu lalu, hari ini, Senin (18/1), Maroef Sjamsoeddin mengundurkan diri sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia. Hal itu terungkap melalui isi surat dari Maroef tertanggal 18 Januari 2016 yang ditujukan kepada semua karyawan Freeport Indonesia. 

Purnawirawan jenderal bintang dua dalam TNI AU ini baru satu tahun menjabat sebagai Presdir Freeport. Tidak jelas apa alasan dari Maroef menanggalkan tugasnya sebagai Presiden Freeport Indonesia. Seperti apa profil mantan bos Freeport Indonesia ini?

Maroef adalah anak dari Sjamsoeddin, seorang purnawirawan berpangkat letnan kolonel. Kakaknya, Letnan Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin adalah mantan wakil Menteri Pertahanan pada masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.


Restrukturisasi Pertamina, Elia Massa: At The Right Place, At The Right Person

Dari segi karir, Maroef merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Udara dari Korps Pasukan Khas yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1980. Setelah pensiun dari militer, pada 7 Januari 2015, ia menjadi Presiden Direktur Freeport Indonesia, menggantikan Rozik B. Soetjipto yang memasuki masa pensiun. 

Selama karier militernya, Maroef begitu ia biasa disapa, sempat menjabat sebagai Komandan Skadron 465 Paskhas, Atase Pertahanan RI untuk Brasil, Direktur Kontra Separatis BIN, Sahli Hankam BIN, dan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) selama periode 2011-2014. 

Tak hanya kenyang di dunia militer, Maroef juga memperoleh gelar Master of Business Administration dari Jakarta Institute Management Studies. Lantaran hal ini, ia pun langsung ditawari menjadi Presdir Freeport Indonesia oleh Chairman of Board Freepor-McMoRan, James Robert Moffett. 

Selain karena telah memperoleh gelar Master of Business Administration dari Jakarta Institute Management Studies, dipilihnya Maroef sebagai Presdir Freeport Indonesia juga karena Maroef sukses menangani aksi pemogokan di pertambangan Freeport ketika menjabat sebagai Wakil Kepala BIN pada tahun 2011.

|Wikipedia|

Pengembangan Limbah Pertanian untuk Energi Listrik Belum Bisa Dipraktikkan

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro