logo


3 Bagian Leher Ini Bisa Menyebabkan Kematian yang Cepat

Ketiga bagian tersebut adalah tulang belakang bagian leher dan organ di dalamnya, trakea, dan pembuluh darah karotis.

15 Januari 2016 14:24 WIB

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saat pergi ke tukang cukur tertentu atau beberapa tukang urut tradisional sering kita ditawarkan untuk digerakkan leher ke arah kanan dan kiri secara dihentak dan menimbulkan bunyi “krrkkk”. Beberapa orang yang awam dengan ilmu kedokteran bahkan jadi ketagihan jika pergi ke tukang cukur langganannya untuk minta di ”krrkkk” kan. Enak dan ringan katanya kalau sudah bunyi “krrkkk" dan mereka juga bilang, “ga ada efek sampingnya kok”. Benarkah?

Heboh yang muncul beberapa hari terakhir ini terkait dugaan malpraktik yang mengakibatkan kematian ASN (33) membuat teringat kembali dengan kisah orang yang sering ke tukang cukur “kkrrrk” itu. Ada kemiripan perlakuan yang dialami oleh orang tersebut dan almarhumah ASN. Bedanya dimanipulasi lehernya oleh orang yang jelas-jelas tidak paham anatomi leher (tukang cukur), sedangkan ASN dimanipulasi lehernya oleh orang yang 'mengaku' paham dengan anatomi leher.

Lalu seberapa bahayanya kah meng”krrkkk”kan leher itu? Dijelaskan oleh DR. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP, dokter spesialis bedah syaraf, leher kita merupakan bagian tubuh dengan struktur anatomi yang cukup kompleks, banyak ragamnya, sempit daerahnya, dan vital fungsinya. Selain kulit yang bisa kita lihat langsung dari luar, di dalamnya terdapat beragam organ yang banyak dan penting fungsinya. Sebut saja di bagian depan ada kelenjar tiroid yang menyimpan hormon tiroid yang sangat penting fungsinya dalam metabolism tubuh kita. Masih ada lagi esofagus yang menjadi saluran masuk makanan ke lambung. Ada lagi trakea yang merupakan saluran masuk udara untuk pernafasan dari mulut dan hidung ke bronkus lalu masuk ke dalam paru-paru. 


Merasa Kesepian? Waspada, Risiko Diabetes Tipe 2 Mengintai Anda

"Ada juga pembuluh darah utama ke otak (arteri karotis kiri dan kanan) dan dari otak (vena jugularis kiri dan kanan). Makin ke belakang, terdapat struktur tulang belakang bagian leher yang didalamnya ada sumsum tulang belakang dan pembuluh darah ke otak bagian belakang (arteri vertebralis kiri dan kanan). Semua organ-organ itu punya fungsi yang demikian penting, dan tak salah kalau ada yang menyebut leher adalah 'jembatan kehidupan' antara kepala dan tubuh kita bagian bawahnya. Kita tahu, hukuman mati yang masih lazim dilakukan hingga saat ini dua diantaranya adalah hukuman gantung dan hukuman penggal leher, yang keduanya diyakini menjadikan leher sebagai area tercepat di tubuh untuk bisa mematikan seorang terpidana mati. Atau juga jika menyembelih hewan qurban, yang dipotong adalah lehernya dan bisa cepat membuat hewan qurban meninggal," jelas Wawan kepada Jitunews.com melalui pesan elektronik.

Setidaknya ada tiga bagian leher yang bisa menyebabkan kematian cepat jika dipotong, dipatahkan atau disumbat. Ketiganya, yaitu tulang belakang bagian leher dan organ didalamnya, trakea, dan pembuluh darah karotis. Jika kita memotong atau menyumbat trakea, maka aliran udara akan terhenti pasokannya ke paru-paru. Dalam beberapa menit, organ tubuh segera akan kekurangan oksigen. Otak adalah organ yang paling rentan terganggu hingga bisa segera pingsan, henti jantung dan meninggal. Ini bisa terjadi hanya dalam beberapa menit hingga belasan menit.

"Jika kedua pembuluh arteri karotis terpotong, maka pasokan darah ke otak segera terhenti, Di dalam darah kita tahu ada oksigen yang sudah melarut untuk dipasok ke otak. Kejadiannya bahaya selanjutnya adalah sama seperti akibat terpotong atau tersumbatnya trakea seperti diatas pingsan, henti nafas, henti jantung, dan meninggal. Tulang leher dan organ di dalamnya," pungkasnya.

Sering Dinilai Buruk, Tidur Larut Malam dan Bangun Siang Punya Manfaat Baik

Halaman: 
Penulis : Suciati, Agung Rahmadsyah