logo


Cegah Dampak La Nina, Pemerintah Percepat Bangun Waduk

Setelah El Nino, Indonesia diancam La Nina

15 Januari 2016 14:04 WIB

Ilustrasi pembangunan waduk. (net)
Ilustrasi pembangunan waduk. (net)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Setelah musim kering (El Nino) berlalu, kini bencana banjir (La Nina) kembali menghantui sektor pertanian. Pasalnya, dalam beberapa bulan ke depan tanah air akan terus diguyur hujan yang berdampak datangnya banjir. 

Mengantisipasi adanya La Nina tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPERA) melakukan langkah cepat guna menyelesaikan sejumlah waduk yang ada. 

"Kemen PUPERA saat ini sedang kebut pembangunan 8 waduk baru, termasuk sejumlah waduk yang sudah dilakukan perbaikan di tahun yang lalu 2015," ungkap Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur wilayah Kemen PUPERA, Hermanto beberapa waktu lalu, di Jakarta.


Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Lanjut Hermanto, target pemerintah khususnya Kemen PUPERA hingga tahun 2018 adalah 65 waduk yang sudah harus dibangun. Sementara, hingga saat ini sejumlah waduk yang telah beroperasi diantaranya Waduk Jatigede-Sukabumi yang bisa menampung hingga 1 miliar meter kubik air, dan Waduk Ciawi-Bogor yang mampu menampung air hingga 12 juta meter kubik.

"Langkah percepatan pembangunan waduk-waduk ini dilakukan untuk mencegah kondisi iklim ekstrim yang berdampak pada kerusakan tanaman pangan baik pada musim hujan (La Nina) maupun saat musim kering (El Nino)," pungkas Hermanto.

Tengok! Ketua DPR Berpantun Soal Sembako Hingga BBM

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro