logo


Apel Kaktus, Dosen UNS: Ini Hasil Persilangan Antara Kaktus Pendek dan Panjang

Kaktus ini budidayanya sangat mudah, tidak butuh air banyak dan pemupukan

15 Januari 2016 10:56 WIB

Dosen Fakultas Pertanian UNS, Sukaya, saat menunjukkan buah apel kaktus hasil dari persilangannya. (Foto: Jitunews/Labib Zamani)
Dosen Fakultas Pertanian UNS, Sukaya, saat menunjukkan buah apel kaktus hasil dari persilangannya. (Foto: Jitunews/Labib Zamani)

SOLO, JITUNEWS.COM - Selama ini tanaman kaktus dikenal hanya sebagai tanaman hias. Namun tidak bagi dosen Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Sukaya. Bagi Sukaya, tanaman yang bernama Latin Cereus peravianus ini justru bisa menghasilkan buah. Bahkan, buahnya pun bisa dikonsumsi seperti buah pada umumnya.

Menurut Sukaya, untuk bisa menghasilkan buah kaktus harus dikawinkan dengan cara persilangan. Yakni kaktus pendek disilangkan dengan kaktus panjang dan begitu sebaliknya. Dari hasil persilangan tersebut bisa menghasilkan bunga yang kemudian tumbuh buah.

"Umumnya penyerbukan itu terjadi pada siang hari. Namun, kaktus ini justri terjadi malam hari. Supaya bisa berbuah, setiap malam saya harus menyerbukkan bunga kaktus panjang dan pendek," ujar Sukaya kepada JITUNEWS.COM di Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/1).

Dosen Agroteknologi ini menambahkan, penelitiannya terhadap tanaman kaktus dimulai pada tahun 2010 silam. Saat ini, Sukaya melihat kaktus yang selalu berbunga. Namun, setiap kali berbunga tidak pernah menghasilkan buah. Kemudian oleh Sukaya dilakukan upaya persilangan kaktus.

"Setelah saya uji coba ternyata bisa menghasilkan buah. Karena buahnya mirip seperti apel, kemudian dinamakan apel kaktus," kata Sukaya.

Kini, kaktus ini telah berhasil disilangkan telah dibudidayakan di kebun sekitar tempat tinggalnya, yakni di Klaten. Ada sekitar 200 pohon kaktus yang telah ditanaman di tempat tinggalnya.

"Satu batang kaktus ini bisa menghasilkan banyak buah. Rasanya itu macam-macam, ada masam, manis dan lain-lain," bebernya.

Lebih jauh Sukaya mengungkapkan, kaktus hasil persilangan jika ditanam secara otomatis akan bisa menghasilkan buah. Sehingga tidak perlu lagi dilakukan perkawinan silang. Jika budidaya kaktus dimulai dari biji baru akan bisa panen setelah empat tahun. Namun, kalau dari hasil stek satu tahun sudah bisa menghasilkan buah.

"Kaktus ini budidayanya sangat mudah. Tidak butuh air banyak dan pemupukan," tandasnya.

Ini Penyebab Sayuran Organik Berbentuk ‘Tak Sempurna’

Halaman: 
Penulis : Riana