logo


Koramil Kebonarum Klaten Bantu Petani Basmi Hama Wereng

Padi yang diserang biasanya baru berumur sebulan dan berwarna kuning

14 Januari 2016 16:54 WIB


KLATEN, JITUNEWS.COM- Sejumlah anggota TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) 06 Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, melakukan penyemprotan hama wereng dan penggerek batang padi di Desa Malangjiwan, Jawa Tengah. 

Kegiatan yang dilakukan atas kerjasama Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten ini, bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi panen padi desa tersebut. Selain anggota TNI, penyemprotan hama juga dibantu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kebonarum, Polsek, dan petani desa setempat.

"Ini adalah salah satu upaya kita (TNI) untuk membantu petani dalam membasmi hama wereng dan meningkatkan hasil pertanian," kata Danramil Kapten Infantri, Rudolf Wewra, kepada wartawan di sela-sela penyemperotan hama werang.


Pengamat Ragukan Efektivitas Pemanfaatan Kartu Tani

Rudolf mengungkapkan, hampir tanaman padi di Desa Malangjiwan dengan lahan tana seluas 10 hektare diserang hama wereng. Apabila tidak segera dilakukan penyemprotan, petani justru akan mengalami gagal panen. 

Penyemprotan ini, kata Rudolf, dilakukan menggunakan 20 liter cairan racun insektisida. Cairan racun tersebut merupakan bantuan dari Dispertan dan TNI. "Tugas TNI tidak hanya berperang, tetapi juga membantu petani dengan terjun langsung di lapangan. Yakni giat TNI di bidang pertanian," ujarnya.

Kembali dijelaskan Rudolf, hama wereng dan penggerek batang padi biasanya terjadi pada tanam pertama. Hama wereng ini sangat mengganggu. Jika tidak diobati dengan cairan tersebut dapat mengakibatkan tanaman padi mati. Jika sudah mati, petani mau tidak mau harus mengulang kembali tanam padi. "Padi yang diserang ini biasanya baru berumur sebulan dan berwarna kuning," tukasnya.

Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro