logo


Jepang Akan Cabut Sebagian Sanksi Bagi Korut

3 Juli 2014 16:28 WIB


TOKYO, JITUNEWS.COM - Jepang akan mencabut sebagian sanksi sepihak yang diberikan kepada Korea Utara (Korut). Pencabutan sanksi ini sebagai imbal balik atas janji Pyongyang untuk melakukan penyelidikan atas menghilangnya sebagian warga Jepang.

Demikian diumumkan oleh Perdana Menteri Shinzo Abe, Kamis (3/7) setelah pembicaraan mengenai penculikan warga Jepang pada masa Perang Dingin.

Shinzo Abe mengatakan Tokyo menilai Pyongyang menunjukkan niat baik untuk memecahkan perseteruan yang sudah terjadi puluhan tahun.

"Kami mencapai suatu kesimpulan bahwa suatu skema yang belum pernah terjadi dapat mengarah pada keputusan nasional. Kami akan mencabut sebagian sanksi yang diberikan Jepang," kata Abe kepada wartawan.

Langkah tersebut dicapai setelah kedua belah pihak melakukan pertemuan di Beijing untuk membahas nasib puluhan, bahkan mungkin ratusan warga Jepang, yang konon diculik oleh agen rahasia Korea Utara. Warga Jepang diculik untuk melatih mereka berbicara bahasa Jepang dan mempelajari budaya Jepang, antara tahun 1970-an hingga 1980-an.

"Tentu saja kami akan berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan mengenai masalah-masalah tersebut," ucap Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga.

Tokyo berencana mencabut larangan masuk warga Korea Utara ke Jepang, meniadakan keharusan membayar 100.000 yen (seribu dolar AS) tunai, dan mengakhiri larangan bagi sejumlah kapal Korea Utara untuk memasuki pelabuhan-pelabuhan Jepang, demikian pernyataan pemerintah.

Kabinet Abe secara resmi akan mencabut sanksi pada Jumat (4/7) sesuai rencana Korea Utara untuk mulai membentuk Komite Penyelidik di Pyongyang, kata Suga. (ANT)

 

Malaysia Airlines Hilang Di Samudera Hindia

Halaman: 
Penulis :