logo


Pertumbuhan Nasional Bisa Capai 7 Persen

3 Juli 2014 15:28 WIB


KUPANG, JITUNEWS.COM - Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Nusa Tenggara Timur, Thomas Ola Langoday, berpendapat, pertumbuan ekonomi Indonesia bisa ditingkatkan menjadi tujuh persen.

"Dengan demikian produk riil barang dan jasa yang dapat dinikmati rakyat dalam perekonomian bisa sebesar dua persen," kata Thomas Ola Langoday, di Kupang, Kamis (3/7), terkait peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

DPR dalam rapat paripurna 18 Juni 2014 mengesahkan RAPBN-P 2014 dengan merevisi asumsi makro-pertumbuhan ekonomi 5,5 persen, inflasi 5,3 persen, nilai tukar Rp 11.600, lifting harga minyak 818 barel per hari.

"Kita harapkan pemerintahan yang baru harus mampu merevisi asumsi makro ekonomi yang dibuat pemerintah dan DPR saat ini. Pertumbuhan ekonomi bisa ditingkatkan menjadi tujuh persen dengan tetap menekan inflasi pada tingkatan lima persen," katanya.

Dia mengatakan, jika pemerintahan baru hasil Pemilu Presiden 9 Juli 2014 bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi tujuh persen, maka produk riil barang dan jasa yang dapat dinikmati rakyat dalam perekonomian sebesar dua persen.

Tingkat capaian pertumbuhan makro ekonomi ini, kata dia, diharapkan mampu membuka kesempatan kerja, menurunkan angka pengangguran, meningkatkan pendapatan rakyat dan secara otomatis berdampak pada peningkatan kesejahteraan hidup rakyat.

Mengenai upaya yang harus dilakukan, dia mengatakan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tujuh persen, dibutuhkan perubahan pola pikir pada seluruh pemangku kepentingan, termasuk rakyat banyak. (ANT)

 

Harga Kelapa Jatuh, Petani Lakukan Ini!

Halaman: 
Penulis :