logo


Srikaya Merah Gilas Sembelit Hingga Nyeri Tulang

Semua bagian dari tanaman srikaya merah bisa bermanfaat sebagai obat herbal

8 Januari 2016 19:15 WIB

Srikaya merah. (Foto : warasfarm)
Srikaya merah. (Foto : warasfarm)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Srikaya merah memang masih belum terdengar gaungnya di kalangan masyarakat Indonesia. Warna merahnya menjadi daya tarik sendiri untuk mencoba menyicipi buah satu ini.

Buah yang memiliki biji berwarna coklat tua ini berbeda dengan buah srikaya biasanya. Tanaman ini berbuah setelah ditanam selama satu setengah tahun. Aroma harum dan rasanya yang manis menjadi kelebihan srikaya merah.

Srikaya merah merupakan hasil okulasi buah lokal dengan varietas asal Australia. Karena masih langka di pasaran, masyarakat membudidayakan secara mandiri, sehingga harga bibitnya pun masih dibandrol cukup mahal sekitar Rp 70 ribu,” kata Abdullah, salah seorang penjual bibit buah di kawasan Pusat Promosi dan Penjualan Bibit Pohon Buah-buahan (Hortikultura), Ragunan, Jakarta.

Abdullah mengatakan, budidaya srikaya merah ini tidak jauh berbeda dengan tanaman buah umumnya. Namun dia mengingatkan, yang terpenting adalah tanaman ini harus terkena sinar matahari langsung. Perawatan yang dilakukan pun cukup mudah dengan melakukan penyiraman secara teratur serta pemupukan yang dilakukan sesuai dengan takaran.

Selain rasa yang manis, buah ini mempunyai khasiat menyembuhkan beberapa penyakit. Semua bagian dari tanaman ini bisa untuk obat herbal. Daun srikaya bisa untuk mengobati batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat, diare, serta disentri.

Sedangkan akar bisa untuk mengobati sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung. Bijinya untuk mengatasi pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala. Buah yang masih muda berkhasiat mengobati diare, disentri akut, dan gangguan pencernaan.

Namun yang perlu diperhatikan, bagi ibu hamil dilarang mengkonsumsi rebusan biji srikaya. Sebab, mengandung racun yang bisa membahayakan kehamilan dan kemungkinan besar mengalami keguguran.

Obati Gagal Ginjal dengan Daun Sukun

Halaman: 
Penulis : Aditya Wardhana, Riana