logo


Solo Jadi Pilot Project Pengelolaan Sampah Jadi Sumber Energi Listrik

Penunjukkan tersebut karena Solo memiliki tempat pembuangan akhir yang kini belum sepenuhnya dimanfaatkan

8 Januari 2016 09:36 WIB

TPA Putri Cempo di kawasan Mojosongo
TPA Putri Cempo di kawasan Mojosongo

SOLO, JITUNEWS.COM - Pemerintah pusat menunjuk Kota Solo sebagai salah satu pilot project dalam pengelolaan sampah menjadi sumber energi listrik. Penunjukkan tersebut karena Solo memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) yang kini belum sepenuhnya dimanfaatkan, yakni Putri Cempo di kawasan Mojosongo.

Padahal produksi sampah yang dihasilkan setiap harinya bisa mencapai 260 ton. Sehingga keberadaan sampah tersebut dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik.

Menurut Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Solo, Hasta Gunawan sebelum proyek pengelolaan sampah dimulai, proses lelang yang saat ini sedang terjadi dipercepat. Hal ini dilakukan agar pada saat proyek ini dimulai, Solo sudah siap.

“Pengelolaan sampah menjadi sumber energi listrik merupakan program rencana dari tiga kementerian, yakni Kementerian Sekretaris Kabinet (Sekab), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH),” kata Hasta di Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/1).

Adapun pelaksanaannya nanti adalah dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kemen LH.

Dikatakannya, saat ini pemkot telah melakukan proses seleksi administrasi kedua calon investor. Bahkan, dalam seleksi tersebut keduanya juga telah dinyatakan lolos dan melanjutkan tahapan selanjutnya.

“Mereka antara lain, PT NW Resource dan PT Citra Jaya Putra (CMJP),” sebutnya.

Terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Penjabat (Pj) Wali Kota, Budi Yulistianto, DKP merupakan leading sector proyek pengelolaan sampah TPA Putri Cempo, sekaligus pelaksana lelang pengelolaan sampah Putri Cempo menjadi sumber energi listrik.

“Supaya lelang ini segera dilakukan agar nanti pengelolaan sampah menjadi sumber energi bias cepat dilakukan,” ungkap Budi.

Selain Solo ada dua kota yang juga ditunjuk menjadi pilot project pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah menjadi sumber energi listrik, yakni Surabaya dan Bandung.

(Labib Zamani)

Proyek 15.200 MW Mundur, Begini Respon PLN

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan