logo


Kembangkan Tanaman Hortikultura, Pemkab Manggarai dapat Dana Rp 3,6 M

Bawang dan cabai bakal jadi komoditas yang siap dikembangkan Pemkab Manggarai, Nusa Tenggara Timur

7 Januari 2016 19:17 WIB

Ilustrasi lahan hortikultura. (google image)
Ilustrasi lahan hortikultura. (google image)

MANGGARAI, JITUNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, memperoleh bantuan dana sebesar Rp 3,6 miliar dari Kementrian Pertanian (Kementan) untuk tahun 2015. Bantuan tersebut diberikan kepada Pemkab Manggarai lantaran banyak lahan yang berpotensi sebagai lokasi pengembangan berbagai tanaman hortikultura. 

Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Manggarai, Vinsen Marung, menjelaskan, bantuan senilai Rp 3,6 miliar tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2015. Dari total tersebut, sebanyak Rp 1,6 miliar diantaranya digunakan untuk pengadaan benih dan pupuk.

Dikatakan Vinsen, untuk menyerap dana tersebut Pemkab Manggarai mengalokasikannya ke pengembangan dua jenis tanamanan hortikultura, yakni, bawang dan cabai. "Ini untuk memacu para petani hortikultura di Manggarai agar terus meningkatkan komoditas pangannya. Kami juga tetap berupaya mendamping para petani agar program ini berhasil," tambahnya kepada jitunews, di ruang kerjanya, Kamis (7/1).


Mendekati Hari-H Lebaran, Pemerintah Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Daging

Untuk pengembangan cabai kecil dan besar, lanjut Vinsen, Pemkab sudah menyediakan lahan sekitar 50 hektar. Sedangkan, untuk pengembangan bawang akan menggunakan lahan 25 hektar. "Mulai Maret hingga Mei mendatang, kami sudah mulai menanam bawang dan cabai itu. Dan pengembangan tanaman ini harus diberi perlakuan khusus," terangnya.

Selain itu, dalam rangka mendukung pengembangan tanaman hortikultura ini, Kementan juga telah memberikan bantuan 1 unit mobil box senilai ratusan juta rupiah sebagai operasional pemasarannya. 

Mobil yang lengkap dengan freezer tersebut, nantinya akan dikelola oleh kelompok masyarakat yang kemudian dipasarkan ke pasar sesuai kebutuhan. "Nanti kami akan buat tender untuk pemasaran hortikultura dan berhak menggunakan mobil. Yang pasti pemenangnya adalah orang sudah berpengalaman dalam pemasaran horti," tukas Vinsen. (Adrianus Aba)

Pengamat Ragukan Efektivitas Pemanfaatan Kartu Tani

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro