logo


El Nino Jilid II, Mentan: Kami Sudah Lakukan Antisipasi Dini

Ancaman gelombang El Nino jilid II yang diprediksi terjadi Februari-Maret 2016

7 Januari 2016 13:13 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Dok. Jitunews)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Dok. Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Hingga kini sektor pertanian masih belum keluar dari masalah kekeringan. Sebab, ancaman gelombang El Nino jilid II yang diprediksi terjadi Februari-Maret 2016 masih membayang-bayangi tanaman pertanian dalam negeri. 

Menanggapi masalah itu, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, telah memastikan bahwa pihaknya sudah mengambil langkah cepat, guna mengantisipasi kemungkinan dampak El Nino di awal tahun ini (2016). Meski begitu, lanjutnya, ancaman El Nino di awal tahun ini tidak sedahsyat pada tahun 2015.

"Kemungkinan El Nino di awal tahun itu masih ada, tapi intensitasnya tidak sekuat di tahun lalu," demikian kata Amran, Rabu (6/1), ketika melakukan sidak beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur.


Mendag: Tidak Ada Alasan Harga Pangan Naik!

Bahkan Amran mengatakan, hadirnya El Nino ringan di awal tahun ini tidak akan memberi dampak besar pada sektor pertanian. "Kami juga sudah melakukan antisipasi sedini mungkin. Jadi, jangan khawatir," tegasnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, Kementan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 350 miliar. Pengalokasian anggaran itu digunakan untuk pembangunan embung, dam parit, long storage, sumur tanah dangkal, dan sumber-sumber air lainnya sebanyak 3.500 unit (tersebar di seluruh tanah air).

Tiga Pilar Utama Pemerintah Sukseskan Upaya Perang Melawan IUU Fishing

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro