logo


Ini Penyebab Mahalnya Harga Bawang

Meski demikian, penurunan harga BBM diperkirakan akan menurunkan harga jual bawang di daerah tersebut

6 Januari 2016 15:45 WIB


PADANG, JITUNEWS.COM- Penyebab mahalnya harga bawang yang hampir terjadi sepekan ini lantaran kurangnya pasokan bawang yang masuk ke Sumatera Barat (Sumbar). Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar, Zaimar, mengatakan, pasokan bawang yang masuk ke Sumbar ini berasal dari Provinsi Jawa Tengah.

"Berdasarkan koordinasi dengan teman-teman yang ada di Jawa Tengah, bahwa saat ini Jawa Tengah mengalami penurunan produksi bawang. Sementara kita di Sumbar, merupakan daerah yang mengonsumsi bawang dari Jawa Tengah," kata Zaimar, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/1).

Meski begitu, Zaimar mengakui bahwa wilayah Sumbar tak hanya semata menunggu pasokan bawang merah dari Jawa Tengah, tapi juga ada dari bawang lokal yang berasal dari Sumbar sendiri. "Bawang yang dijual di pasar itu tak hanya dari Jawa Tengah, tapi juga ada berasal dari Sumbar, bahkan mencapai 50 persen, tapi mau bagaimana lagi, kebutuhan bawang kita tinggi," ujar Zaimar.


Pengamat Ragukan Efektivitas Pemanfaatan Kartu Tani

Mahalnya harga bawang ini, lanjut Zaimar, tak hanya terjadi di Sumbar, namun hampir merata terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Ia juga memperkirakan adanya penurunan tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah ditetapkan sejak 5 Januari 2016 kemarin.

"Tidak hanya harga bawang, namun harga-harga lainnya juga harus turun, karena salah satu penyebab naiknya harga itu adanya biaya transportasi. Jadi, seharusnya dengan adanya turunnya harga BBM, harga kebutuhan lainnya juga turun," tegasnya.

Untuk diketahui, saat ini harga bawang di tiga pasar di Kota Padang berkisar antara Rp 30.000-Rp 32.000 per kilogramnya. Harga itu dinilai turun, karena hari sebelumnya harga bawang mencapai Rp 35.000 per kilogramnya. (Muhammad Noli Hendra)

Kementan Dorong Papua Barat Berdaulat Pangan

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro