logo


Eceng Gondok Disulap Jadi Alternatif Pengganti Dedak

Tepung eceng gondok hanya Rp 1.000 per kilogram

5 Januari 2016 17:10 WIB


SUKABUMI, JITUNEWS.COM- Dalam siaran pers yang diterima jitunews, Slamet Soebjakto, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebutkan, eceng gondok selama ini menjadi gulma di perairan umum. Namun kini gulma tersebut dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber bahan baku pengganti dedak. 

"Setelah dibuat tepung, kadar protein eceng gondok hampir sama dengan dedak halus yaitu sekitar 12,51 persen. Dan saat ini harga dedak di pasaran sekitar Rp 3-4 ribu per kilogram. Sementara tepung eceng gondok hanya Rp 1.000 per kilogram," ujar Slamet, Selasa (5/1), di Sukabumi.

Selain dapat dijadikan sebagai alternatif dedak, pemanfaatan eceng gondok juga menjadi solusi bagi permasalahan eceng gondok di beberapa waduk atau perairan umum. “Dan apabila terus dikembangkan dengan menggunakan aplikasi teknologi pakan yang lain seperti teknologi bioflok dan enzim, saya yakin, efisiensi pakan akan meningkat dan ini akan menguntungkan”, ujar Slamet yakin.


Ganjar Pranowo Akan Coba Aplikasi Nelayan Pintar

Oleh karena itu, Slamet berharap, agar pembudidaya di keramba jaring apung (KJA) maupun pengelola waduk, dapat membantu mengumpulkan eceng gondok, untuk kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan. “Dengan pemanfaatan eceng gondok sebagai alternative bahan baku pakan ini, maka permasalahan gulma eceng gondok sedikit demi sedikit akan dapat diatasi dengan solusi yang positif," tukas Slamet berharap.

Mahasiswa IPB Ciptakan Robot untuk Bantu Pekerjaan Petani

Halaman: 
Penulis : Puput Indah Lestari, Christophorus Aji Saputro