logo


Mengeruk Laba Ikan Mas Punten, Khas Kota Batu yang Belum Banyak Digarap

Belum banyak peternak ikan air tawar yang mengembangbiakkan ikan mas khas Kota Batu ini

5 Januari 2016 17:02 WIB


MALANG, JITUNEWS.COM - Pengembangan ikan mas punten terus dilakukan oleh Balai Benih Ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim. Hasil ini dilakukan mengingat belum banyak peternak ikan air tawar yang mengembangbiakkan ikan mas khas Kota Batu ini.

"Kami berharap, supaya warga kota batu khususnya lebih tertarik untuk membudidayakan ikan mas punten ini," kata kepala pengelola Balai Benih Ikan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jatim, Budi Setyono baru-baru ini.

Dari sisi penjualan, ikan mas punten tergolong jenis yang cukup mahal. Dengan bobot antara 1 kilogram sampai 1,5 kilogram, harga per ekornya bisa mencapai Rp 100 ribu.

Saat ini, pihaknya juga sedang memfokuskan domestikasi ikan mas punten di 40 kolam ikan. Jumlahnya mencapai ratusan ribu ekor. Upaya domestikasi yang dilakukan merupakan upaya pembudidayaan hewan yang biasa hidup liar atau tidak terkontrol dapat hidup dan dikembangbiakkan dalam kondisi yang terkontrol.

Dengan domestikasi itu, kata dia, ikan mas punten akan memiliki rasnya sendiri sehingga nantinya berbeda dengan ikan nila, ikan koi, dan ikan-ikan sejenisnya. Untuk itu,
Untuk domestikasi itu, lanjut Budi, ia mendatangkan ikan-ikan dari luar kota seperti Blitar, Kediri, Sragen dan beberapa daerah luar kota yang memiliki jenis ikan yang sama. Tujuan tersebut tidak lain agar nantinya Kota Batu memiliki ikon ikan mas sendiri.

"Kalau sudah ditemukan ras Ikan Mas Punten ini, Kota Batu bakal punya produk unggulan lain pada bidang peternakan," kata dia.

KKP Harapkan Dukungan AS Dalam Pengawasan Perairan

Halaman: 
Penulis : Aditya Wardhana, Vicky Anggriawan