logo


Bebaskan Pembakar Hutan, Gerindra Nilai Hakim Parlas Tidak Manusiawi

Parlas mengatakan bahwa membakar hutan tidaklah merusak lingkungan mengingat bisa ditanam kembali

4 Januari 2016 15:31 WIB

Meme Hakim Parlas yang sedang menjadi pembicaraan hangat di twitter. Foto: ‏@ScreamIslandNP
Meme Hakim Parlas yang sedang menjadi pembicaraan hangat di twitter. Foto: ‏@ScreamIslandNP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo menilai Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Parlas Nababan tidaklah memiliki rasa kemanusiaan. Sebelumnya Parlas mengatakan bahwa membakar hutan tidaklah merusak lingkungan mengingat bisa ditanam kembali.

"Hal itu (argumen Hakim Parlas) sangatlah tidak manusiawi. Di mana ribuan warga sengsara akibat bencana asap akibat kebakaran hutan," ucap Edhy kepada Jitunews.com, Senin (4/5).

Penegakan hukum macam tersebut jelas bertentangan dengan upaya yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. Mengingat keduanya telah melakukan banyak hal saat bencana tersebut terjadi.

Untuk itu, Jokowi harus segera meminta penjelasan dari kementerian terkait, yakni Kementerian Hukum dan HAM yang dulu bernama Kementerian Kehakiman tentang putusan Hakim Parlas tersebut. Politisi Gerindra itu pun menuding, bahwa bisa saja Pengadilan Negeri Palembang diintervensi oleh pihak lain.

"Presiden harus segera tanyakan hal tersebut kepada kementerian terkait. Bisa saja Pengadilan Negeri Palembang dalam melakukan putusannya diintervensi," lanjutnya.

Edy menambahkan, argumen Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang Parlas Nababan, sama saja dengan kembali mempertontonkan ketidakakuran dalam Kabinet Kerja pimpinan Jokowi-JK.

Ketika kementerian terkait bencana kebakaran hutan dan kabut asap berjuang untuk menegakan hukum, namun diposisi kementerian lain justru bersikap malah menihilkan usaha sebelumnya.

Atas sikap Parlas Nababan tersebut, PT Bumi Mekar Hijau (BHM) dimenangkan atas gugatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kasus Corona Melonjak Tajam, Fadli Zon: Jangan Salahkan Rakyat, Pemimpinnya Plonga Plongo

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah, Vicky Anggriawan