logo


Gagal Panen, Petani di Payakumbuh Terima Uang Ganti Rugi Rp 600 Juta

Ganti kerugian itu diberikan Pemprov Sumatera Barat

30 Desember 2015 16:22 WIB

Ilustrasi petani. (Dok. Jitunews)
Ilustrasi petani. (Dok. Jitunews)

PAYAKUMBUH, JITUNEWS.COM - Gagal panen yang dialami oleh petani di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), akibat dampak limbah TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) sampah regional Payakumbuh, mendapat ganti rugi yang diberikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Dana ganti kerugian total Rp 600 juta itu diperuntukkan buat 30 petani yang berdomisili di Kelurahan Padang Karambia dan Kelurahan Sawah Padang, Kecamatan Payakumbuh Selatan.

Wakil Walikota Suwandel Muchtar, mengatakan, ganti kerugian itu diberikan Pemprov Sumatera Barat, karena diakui lebih kurang 6 hektar lahan pertanian masyarakat yang tergabung dalam Keltan Amanah,  gagal 4 kali  panen.

"Hal itu disebabkan adanya kolam lindi yang bocor, sehingga limbahnya merusak areal persawahan penduduk setempat, dan ini lah bentuk ganti rugi yang pemerintah berikan kepada pemeritah," jelasnya, Rabu (30/12).

Ia berharap, uang ganti rugi yang diterima dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan peningkatan pertanian ke depan, dan bukan untuk hal-hal yang konsumtif.

(Muhammad Noli Hendra)

Petani Diminta Kerja 24 Jam, Demokrat: Edan!

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan