logo


BNN Bakal Bangun Lapas Narkoba di Pulau Tak Berpenghuni

Kondisi pulau-pulau kosong di Kepulauan Sumenep sangat terisolir sehingga cocok untuk lapas narkoba

30 Desember 2015 14:44 WIB

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Baddrut Tamam. Jitunews/Ari Setiawan
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Baddrut Tamam. Jitunews/Ari Setiawan

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Keinginan pendirian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus narkoba di Kepulauan Sumenep yang dilontarkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso mendapat sambutan positif dari DPRD Jawa Timur. Bahkan anggota Komisi E DPRD Jatim, Baddrut Tamam mendukung pendirian Lapas khusus narkoba. Alasannya, Madura terutama pulau Sumenep memiliki banyak pulau yang tidak berpenghuni, karena itu ketimbang mubazir lebih baik pulau yang tak ada penghuninya itu dimanfaatkan untuk Lapas Narkoba.

Anggota Dewan asal daerah pemilihan Madura ini mengungkapkan, kondisi pulau-pulau kosong di Kepulauan Sumenep sangat terisolir sehingga cocok untuk lapas narkoba yang dihuni narapidana kelas kakap. Politisi PKB tersebut menilai bangsa ini sudah dalam status darurat narkoba, sehingga diperlukan strategi khusus untuk menanggulangi bahaya narkoba. Salah satunya Lapas khusus narkoba di pulau terisolir.

"Untuk napi kelas kakap seperti teroris, kita sudah punya Lapas di Pulau Nusakambangan yang terisolir. Saya kira untuk napi kelas kakap kasus narkoba lapas yang cocok di salah satu pulau di Kepulauan Sumenep," tutur politisi yang akrab disapa Tamam itu, Rabu (30/12).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini mengingatkan pengguna narkoba tertinggi ada di Jawa Timur, dan pengguna narkoba terbanyak di Jawa Timur ada di pulau Madura. Karena itu, sangat tepat kalau pendirian lapas narkoba di pulau garam tersebut. Hal itu sebagai sinyal perang terhadap narkoba. Mantan Ketua Korcab Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim itu membeberkan, Madura sudah darurat narkoba tak heran Lapas Narkoba yang ada di kabupaten Pamekasan daya tampungnya sudah overload.

(Ari Setiawan)

Sumenep Ditetapkan Sebagai Zona Merah Corona, Bupati: Ini Kasus Jebol Tengah

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan