logo


Jokowi: Merayakan Natal Berarti Menjalankan Revolusi Karakter

Sudah saatnya bagi Bangsa Indonesia untuk bergerak meninggalkan kultur yang penuh kepalsuan

28 Desember 2015 18:19 WIB

Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)

NTT, JITUNEWS.COM - Sudah saatnya bagi Bangsa Indonesia untuk bergerak meninggalkan kultur yang penuh kepalsuan, semu, kemunafikan, hanya mementingkan diri sendiri, dan kurang berbagi dengan sesama.

"Merayakan natal berarti menjalankan revolusi karakter, revolusi mental. Karena inti dari revolusi karakter dan mental adalah menjadi manusia baru yang lebih disiplin, lebih produktif, lebih optimis, dan lebih bekerja keras," ujar Presiden Joko Widodo pada Peringatan Natal Nasional yang diselenggarakan di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin sore, (28/12).

Di awal sambutannya, Presiden menyampaikan rasa syukurnya karena natal kali ini bangsa Indonesia, khususnya umat Kristiani diingatkan akan pemahaman keluarga yang tidak terbatas pada keluarga inti. "Tetapi juga keluarga lain dalam satu kesatuan bangsa Indonesia, dalam satu kesatuan umat Tuhan," ujar Presiden.

Untuk itu, menurut Presiden, "Kita mempunyai tanggung jawab untuk menjadikan hidup bersama di bumi ini semakin baik, saling memberi api dan air, saling tolong menolong, saling gotong royong. Api 'ata 'ola hege, air 'ata 'ola neni", kata Presiden seraya mengutip sepenggal pepatah masyarakat NTT.

Presiden bersyukur merayakan Natal dalam keluarga Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika di mana leluhur bangsa Indonesia telah membuat ikrar satu nusa, satu bangsa, satu bahasa dan bukan satu agama.

Warisan asli nusantara, spirit Bhinneka Tunggal Ika itu, menurut Presiden harus dirawat agar cita-cita bersama mewujudkan Indonesia sejahtera, adil, berdaulat terus menggema dalam sukma dan kalbu bangsa Indonesia.

"Pancasila harus menjadi habitus bangsa dalam menjalankan iman, harapan, dan kasih," tegas Presiden.

Anies Jadi Fotografer Dadakan Jokowi, Pengamat: Kesan Bersebrangan Mulai Dikikis

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan