logo


Demi Pertumbuhan Ekonomi, Jokowi Resmikan Bandara Komodo di NTT

Pengembangan bandara itu penting untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah NTT

27 Desember 2015 12:39 WIB

Bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur. (dok.Ist.)
Bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur. (dok.Ist.)

NTT, JITUNEWS.COMPresiden Joko Widodo (Jokowi), pada Minggu (27/12), meresmikan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.  

"Dengan hadirnya terminal baru dan perpanjangan runway (landasan pacu) saya berharap jumlah wisatawan meningkat," demikian ungkap Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan pengembangan bandara itu penting untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah NTT, khusus di Pulau Flores dan sekitarnya.

Bandara Komodo akan menjadi salah satu pintu masuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Labuhan Bajo, Danau Kalimutu, Gua Liang Bua, Taman Nasional Komodo dan obyek wisata lain di wilayah tersebut.

Presiden minta pemerintah daerah meningkatkan promosi wisata setelah bandara baru itu beroperasi. "Pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan berbagai maskapai agar makin banyak intensitas penerbangan ke bandara ini," papar Presiden Jokowi. 

Bandara Komodo pembangunannya mulai dirintis tahun 1975. Bandara itu memiliki terminal yang besar, bersih dan artistik, serta landasan pacu dengan panjang 2.250 meter dan lebar 45 meter. Selanjutnya bandara akan bisa didarati pesawat jet ukuran medium seperti Airbus A-320 serta Boeing B 737-800 dan B 737-900.

"Saya minta terminal baru ini agar dirawat dan dikelola dengan baik. Jaga kebersihan dan keamanannya selalu agar wisatawan merasa nyaman dan aman datang ke sini," pungkas Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya. 

|An|

Tak Libatkan KPK dalam Pemilihan Menteri, ICW: Publik Menilai Jokowi Tidak Akan Konsisten

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya