logo


Raup Omset Ratusan Juta dari Produk Rumahan 'Frozen Food'

Produk frozen food yang satu ini memiliki citarasa yang cukup unik, yaitu perpaduan olahan cumi, ikan, kepiting dan udang.

25 Desember 2015 13:28 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gaya hidup praktis membuka peluang besar bisnis makanan cepat saji termasuk frozen food. Dari pengalamannya bekerja di perusahaan frozen food, pengusaha sukses frozen food, Ririn, memutuskan untuk membuka usaha sendiri setelah ia menguasai seluk beluk pembuatan makanan tersebut.

Di tahun 2007, dengan modal kulkas pribadi dan alat penggiling daging seharga Rp 500.000 serta bahan baku seharga Rp 100.000, Ririn pun menghasilkan 20 bungkus produk frozen food yang kala itu dinamai "Seafood Crispy Deli" dengan diolah dari campuran udang, cumi, ikan, wortel, jamur, dan mie yang dibungkus dalam kulit lumpia.

Menurut peraih Juara 1 Parasamya Kertanugraha Award tahun 2010 katagori Wirausaha Muda ini, kala itu produknya langsung digandrungi saudara dan teman–temannya. Seiring berjalannya waktu, kini Ririn sukses menjadi pengusaha frozen food beromset Rp 100.000.000 sampai Rp 150.000.000 per bulan dengan keuntungan 15–20%.


Lakukan Olahraga Ini Agar Tubuh Cepat Kurus

Berbeda dengan produk frozen food di pasaran yang hanya menawarkan nugget dan bakso berbahan baku daging ataupun ikan. Di bawah bendera "UD Family Food", Ririn justru memperkenalkan produk frozen food dengan citarasa yang cukup unik. Yaitu perpaduan olahan cumi, ikan, kepiting dan udang. Sehingga citarasanya begitu gurih dan nikmat untuk disantap.

Ada 13 varian yang diluncurkan Ririn saat ini, yakni Mini Ekado, Nugget Kepiting, Nugget Udang, Seafood Kekian, Martabak Udang, Shrimp Sui Mai, Tailon on Shrimp Dumpling, Seafood Crispy Deli, Drumb Stick, Tailon on Shrimp Roll, Ebi Furai, Shrimp Puff, dan Shrimp Spring Roll.

“Selain bahan baku utama hasil seafood, kita juga mencampurkan sayuran, seperti wortel dan bawang daun ke dalam olahan. Ada juga yang dibungkus dengan kulit lumpia,” terang ibu dua putra ini.

Produk "UD Family Food" ini memiliki dua merek dagang, yakni "Laras Food" dan "Good Food". Untuk "Laras Food" ditujukan bagi konsumen kalangan bawah, dengan harga Rp 14.500 sampai Rp 22.000 per 250 gram yang hanya dikemas dalam plastik khusus makanan.

Sedangkan brand "Good Food" dikemas dengan plastik dan dibungkus kotak karton, kemudian dipasarkan ke pasar ritel modern seperti Carrefour. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 19.900 sampai Rp 21.900 per 165–240 gram. Saat ini, jaringan pemasaran produk "UD Family Food" sudah mencapai seluruh Indonesia.

Keunggulan lain produk frozen food buatan Ririn adalah dari segi kesehatannya. Dalam proses pengolahan, ia tidak menggunakan bahan pengawet, pemanis, dan pewarna buatan maupun MSG. “Meskipun begitu, daya tahannya cukup lama, berkisar enam bulan hingga satu tahun,” jelas istri dari Ali Usman.

Tetapi yang terpenting adalah proses penyimpanannya. Produk frozen food tersebut harus disimpan dalam keadaan beku di dalam freezer.

Pembelian bahan baku utama seperti udang, cumi, ikan, dan kepiting, dilakukan Ririn sebulan sekali, yang kemudian ia olah terlebih dahulu dan dibekukan dalam bentuk frozen. Setiap bulannya Ririn selalu mengolah bahan baku utama satu sampai satu setengah ton. Sedangkan untuk bahan baku penunjang seperti bumbu dan sayur, dibelinya setiap hari.

Untuk pengiriman ke luar kota, pemesan tidak perlu khawatir produk bakal rusak, karena sistem pengemasannya sudah sesuai dengan standar pengiriman makanan frozen food. “Frozen food dalam keadaan beku, langsung kita taruh dalam kotak styrofoam, dan dilapisi dengan koran untuk mencegah rembesan air. Setelah itu kotak ditutup dan dilakban,” tutup Ririn.

 

Info Lebih Lanjut:

UD Family Food

Jalan Tenaru Rt. 08 Rw.03, Driyorejo, Gresik, Jawa Timur

Telp: 081230552686, (031) 71328674

Web: www.larasfood.com

Email: family_food@yahoo.co.id

Era New Normal, Ini Bisnis yang Patut Dilirik

Halaman: 
Penulis : Suciati, Deni Muhtarudin