logo


Mencari Keadilan, Calon Bupati Yahukimo Lapor ke MK

'Saya pikir dengan melihat pelanggaran cukup luar biasa di Yahukimo itu, saya optimis, kami akan mendapatkan keputusan yang adil'

24 Desember 2015 17:15 WIB

Calon Bupati Yahukimo, Papua, David Silak, saat ditemui di Kantor Mahkamah Konstitusi (Dokumentasi Jitunews)
Calon Bupati Yahukimo, Papua, David Silak, saat ditemui di Kantor Mahkamah Konstitusi (Dokumentasi Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Bupati nomor urut 2 Kabupaten Yahukimo, Papua, David Silak mengungkapkan, dirinya telah memasukkan laporan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mencari keadilan atas apa yang telah ia hadapi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Yahukimo, Papua, pada tanggal 9 Desember 2015 lalu.

“Proses kami untuk mendapatkan keadilan kan ada di MK, atas hasil pemilu 9 Desember dan rekapitulasi KPU (Komisi Pemilihan Umum) Yahukimo pada tanggal 17 Desember. Sesuai dengan aturan yang ada, kami sudah mendaftarkan ke MK, SK KPU nomor 18 tentang proses penetapan perolehan suara di Yahukimo,” ungkap David kepada wartawan saat ditemui di Kantor MK, Jakarta, Kamis (24/12).

David mengatakan, dirinya tenah mencari keadilan dengan mengajukan permohonan atas ketidakadilan, kebijakan atau keputusan yang ia hadapi dari penyelenggara pemilu di tingkat KPU. Menurutnya, adalah hak setiap warga negara Indonesia.


Viral Dirinnya Dilempari Batu di Rumah Duka Wagub Papua, Kapolda: Tidak Diserang, Itu Budaya

“Sampai saat ini kami terus melakukan kelengkapan dari persyaratan mengajukan permohonan ke MK. Kami juga sudah mendapatkan informasi pemberkasan akan dilakukan pada tanggal 30 Desember mendatang,” ucapnya.

David menjelaskan, apabila dalam pemberkasan tersebut masih ada yang kurang, maka pihaknya diberi waktu 3x24 jam sampai dengan tanggal 3 Januari 2016 mendatang. Jeda empat hari tersebut, David melanjutkan, waktu yang cukup untuk memasukkan lagi bukti-bukti pelanggaran yang dimilikinya.

“Dari enam persyaratan yang harus kami lengkapi, sampai saat ini baru melengkapi tiga. Sedangkan tiga sisanya, saya pikir kami punya waktu cukup untuk lengkapi berkas-berkas yang kurang, beberapa hari ke depan akan kami lengkapi, seperti bukti-bukti pelanggaran dalam bentuk fisik maupun visual dan data-data pembanding dari kami dan kandidat lain,” jelas David.

TPNB-OPM Tabuh Genderang Perang di Ilaga, TNI Mengaku Siap Dimanapun Lokasinya

Halaman: 
Penulis : Deni Muhtarudin
 
×
×