logo


Menelusuri Sejarah Hari Ibu di Belahan Dunia Lain

Ini dia alasan mengapa hari ibu dirayakan tidak serempak

22 Desember 2015 14:59 WIB

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perlu diketahui bahwa hari Ibu diperingati dengan berbagai alasan, namun biasanya bentuk peringatan dan perayaan dilakukan dengan membebastugaskan ibu dari tugas rumah tangga yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. 

Sebenarnya siapa sih yang memulai seremoni ini?

Di sebagian negara Eropa, Hari Ibu atau Mothers Day dirayakan pada bulan Maret. Hal ini berhubungan dengan kepercayaan mereka memuja Dewi Rhea, istri Dewa Kronus, dan ibu para dewa dalam sejarah atau mitologi Yunani Kuno. 


Unik! Negara Ini Gunakan Miras untuk Cuci Tangan di Tengah Pandemi Corona

Sementara itu, pada medio 1600-an masyarakat Inggris merayakan Mothering Sunday yakni hari dimana sebagian kaum Nasrani di masa itu akan berhenti memakan makanan tertentu karena alasan agama. Mereka beralasan amalan tersebut diciptakan karena sebagai penghormatan mereka terhadap Mother Mary atau Bunda Maria. Pada era itu, mayoritas rakyat inggris yang miskin bekerja sebagai pembantu rumah tangga bahkan tak jarang meninggalkan kampung halamannya demi mendapatkan upah yang layak. Menjelang hari Minggu keempat bulan Maret, mereka diliburkan oleh majikannya, dan pulang ke kampung untuk bertemu dengan ibu. Setiap ibu akan dihadiahkan dengan Mothering Cake atau kue hari ibu untuk merayakan hari tersebut.

Sedangkan di negara seperti Amerika Serikat, Australia, Kanada, Belanda, Malaysia, dan Hongkong, hari Ibu diperingati pada hari Minggu kedua bulan Mei. Karena pada saat itu (tahun 1870) seorang aktivis sosial, Julia Ward Howe, mencanangkan pentingnya perempuan bersatu menghentikan Perang Saudara di Amerika yang belum berserikat. Julia Ward Howe adalah seorang aktivis sosial yang juga melahirkan puisi berjudul ”The Battle Hymn of The Republic”, puisi tersebut digubah menjadi lagu patriotik yang cukup populer di kalangan warga Amerika pada saat itu.

Ingin Kulit Tetap Lembap Selama Berpuasa? Lakukan Hal Ini

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah